oleh

Penampakan Spanduk Mahasiswa Tolak Radikalisme di Kota Bogor

-Nasional-23.035 views

Bogor – Menyikapi dinamika di era jaman now baik dunia nyata maupun maya (internet) yang makin disesaki faham-faham negatif, terutama radikalisme dan terorisme justru bermunculan gerakan melawan radikalisme yang kian gencar dilakukan.

Seperti halnya yang baru-baru ini terjadi ditemukan spanduk mengatasnamakan Mahasiswa Bogor dengan tegas menyatakan menolak radikalisme, di beberapa titik wilayah Kota Bogor, Kamis (22/2/2018).

Hal tersebut sangat wajar mengingat wilayah Kota dan Kabupaten Bogor saat ini dinilai sebagai salah satu daerah yang potensial untuk berkembangnya paham dan bibit radikalisme, tidak terkecuali lingkungan Kampus di Bogor yang saat ini menjadi salah satu titik berkembangnya paham Radikalisme / ideologi Khilafah dengan memanfaatkan organisasi ekstra dan intra kampus sehingga tanpa disadari gerakan tersebut menjadi besar dan berpengaruh di wilayah Bogor Raya.

Menanggapi hal tersebut Ketua GP Anshor Kab. Bogor KH. Abdullah Nawawi mendukung penuh apabila ada gerakan mahasiswa yang secara tegas menolak berkembangnya paham Radikalisme dan khilafah di wilayah Bogor Raya.

“Ini perlu dilakukan mengingat mahasiswa sendiri saat ini menjadi segmen yang terus dijadikan sebagai sasaran perekrutan oleh kelompok radikal dan khilafah, sehingga gerakan penolakan tersebut sedikit banyak akan memunculkan kembali semangat nasionalisme di kalangan mahasiswa,” ungkap Abdullah Nawawi.

Lebih lanjut, Abdullah Nawawi mengakui bahwa wilayah Bogor Raya telah menjadi basis potensial bagi kelompok radikal khususnya HTI untuk terus mengembangkan pahamnya.

“Kita akui juga bahwa HTI sekarang cukup besar dan berpengaruh di beberapa Kampus di Bogor,” ujarnya.

Dia mengingatkan agar fenomena itu bisa menjadi concern untuk tidak lengah dan terus menerus menyuarakan bahwa tidak ada satupun organisasi atau gerakan Anti Pancasila yang boleh berkembang wilayah Bogor.

“Kami bersama dengan seluruh elemen masyarakat pendukung NKRI akan siap berjuang demi melawan gerakan-gerakan yang merongrong dan merusak keberagaman,” pungkasnya.

Komentar

News Feed