Hadroh, Tawassul, dan Marhaba Ramaikan Jelang Hari Lahir Kejaksaan, Kejati Banten Angkat Budaya Asli Banten

Berita Utama723 views

BANTEN, Berkeadilan.com – Dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 pada 2 September 2025 mendatang, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menyelenggarakan Tawassul, Marhaba dan Hadroh di Masjid Al Mizan, Kota Serang, Kamis, 21 Agustus 2025 pukul 20.00 WIB malam.

Acara diawali dengan pembacaan Hadroh dari para santri Pondok Pesantren, pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Rizqi Alfina selaku Juara Qori Banten tunanetra.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Kemudian, pembacaan Tawassul dipimpin oleh KH. Ahmad Rafiudin Munfasir, pengasuh Ponpes Darussalam Kalinangka, Ciomas, Kabupaten Serang.

Seluruh pejabat dan pegawai Kejati Banten turut hadir dalam memeriahkan acara tersebut.

Kepala Kejati Banten, Siswanto menyampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari rangkaian Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang setiap tahunnya diperingati pada tanggal 2 September.

“Ini masih rangkaian kegiatan 2 September, ada beberapa kegiatan dan salah satunya adalah mengadakan kegiatan seperti ini yaitu sholawatan. Ini inisiatif saya,” kata Siswanto, dalam sambutannya.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini sangat dibutuhkan pihaknya untuk mengingatkan kepada para jajarannya dalam menegakan hukum di Banten.

“Kami mohon ada tausiyah dari Pak Kiyai karena kami-kami di sini sangat butuh sekali nasehat-nasehat dari Pak Kiyai, dalam rangka melaksanakan tugas kami sehari-hari di sini,” katanya.

Tak hanya itu, Siswanto menjelaskan bahwa acara ini juga dalam rangka menjaga tradisi dan budaya yang dimiliki masyarakat Provinsi Banten, yakni Hadroh.

“Beliau (CEO Sultan TV) bilang ada Pak budaya di sini, yaitu Hadroh, yang merupakan tradisi dan budaya asli warga Banten,” katanya.

“Saya juga senang kalau mengangkat budaya-budaya lokal seperti ini, supaya gak hilang digerus oleh budaya-budaya asing yang masuk tanah air kita,” jelas Siswanto.

Kajati menegaskan bahwa kegiatan ini harus digelar rutin setiap bulan. Pihaknya pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meramaikan Masjid Al Mizan yang berada di kawasan gedung Kejati Banten, dengan berbagai kegiatan keagamaan.

“Karena kalau malam saya lewat sepi banget masjid ini. Makanya kita mulai acara keagamaan supaya masjid ini ramai,” katanya.

“Intinya di hari lahir Kejaksaan ini kita banyak-banyak membaca sholawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW, kelak kita mendapatkan syafaat dari beliau,” tutup Siswanto.

Sementara itu, CEO Sultan TV, Abahroji mengatakan bahwa hari ini merupakan momen yang luar biasa karena Kejati Banten menyajikan program yang lumrah, yakni keagamaan bernuansa tradisi budaya.

“Sosok Pak Kajati yang punya inisiatif karena menurut saya inisiatif ini tidak terlalu biasa, yaitu menyajikan dan mengajak seni tradisi Islam ke permukaan publik,” katanya.

Dengan pembacaan Hadroh, Tawassul dan Marhaba yang merupakan seni tradisi asli Banten diharapkan dapat mengangkat marwah Kejati Banten.

“Mudah-mudahan dengan segala apa yang diinisiasi oleh Pak Kajati bisa bermanfaat khususnya bagi warga Banten yang aktif mengangkat tradisi Islam,” ucap Abahroji. (Roy)

Komentar