Ribuan Santri Padati Alun-alun Masjid Agung Banten Lama dalam RTM Haul Sultan Maulana Hasanuddin

Berita Utama1,027 views

SERANG, Berkeadilan.com – Ribuan santri dan masyarakat dari berbagai daerah di Banten memadati Alun-alun Masjid Agung Banten Lama Jumat (19/4) untuk memperingati Haul Sultan Maulana Hasanuddin Banten ke-468 H atau 454 M.

Acara yang dikemas dengan Road To Masyayikh (RTM) ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat.

Abuya K.H Murtado mengatakan peringatan haul ini sebagai refleksi untuk mengingat serta mempelajari jejak sejarah dakwah Islam yang dibawa ke tanah Banten oleh Sultan Maulana Hasanuddin.

“Sultan Maulana Hasanuddin merupakan salah satu ulama besar dan raja yang berjasa dalam menyebarkan Islam di Banten,” ujarnya.

Ia juga mengatakan memperingatinya dengan haul merupakan suatu hal penting. Ini untuk menumbuhkan semangat dalam diri agar kemudian bisa mencontohnya.

Perwakilan dari Kementerian PUPR, Bas, menyampaikan rasa puas dan bangganya atas penyelenggaraan acara ini.

“Pesan kesan saya sangat baik dan bagus,” ujar Bas.

“Walaupun memang ini perdana, untuk kedepan evaluasinya harus lebih baik lagi agar acara ini lebih baik lagi,” ujarnya.

Bas juga menyampaikan pesan dari Abuya yang berpesan agar acara ini harus tetap eksis di tahun-tahun yang akan datang dan harus lebih meriah lagi.

“Semangat harus dikobarkan,” tandasnya.

Sementara itu, Penanggung jawab acara, Jiman, mengungkapkan bahwa acara berjalan lancar dan aman tertib.

“Semua panitia bekerja dengan tertib dan tidak ada kendala apa-apa,” kata Jiman.

Ketua Pelaksana Acara, Cecep, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara.

“Kami banyak diberikan nasihat juga oleh Abuya sehingga perjuangan kami tidak sia-sia,” kata Cecep.

“Insyaallah Road To Masyayikh (RTM) akan terus eksis bersholawat dan beristighosah terus,” tuturnya.

Cecep juga meminta dukungan dari semua pihak agar acara ini dapat terus diselenggarakan dan menjadi syiar Islam yang bermanfaat bagi masyarakat.

Acara Haul Sultan Maulana Hasanuddin Banten ini merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan untuk mengenang jasa-jasa Sultan Maulana Hasanuddin dalam menyebarkan agama Islam di tanah Banten.

Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para santri dan masyarakat dari berbagai daerah di Banten. (Fik)

Komentar