Soal Seruan People Power Mega Bintang, Mudrick Sangidu: Kami Dukung Pemilu Jurdil dan Transparan

Nasional2,171 views

Jakarta – Suhu politik menuju pelaksanaan Pemilu serentak 2024 mulai memanas di tengah masyarakat. Perbedaan dukungan publik sebagai pemilik suara sah seolah memecah rasa persatuan dan kesatuan yang berujung pada munculnya kekhawatiran situasi keamanan dalam negeri.

Di Kota Solo, kota asal Presiden Jokowi, publik pun tidak luput dari kekhawatiran yang berlebihan akibat adanya rencana kegiatan Perayaan Hari Ulang Tahun organisasi Mega bintang ke-26 yang akan digelar pada Ahad,11 Juni 2023 di Gedung Umat islam. Kekhawatiran ini adalah akibat adanya tema yang diusung dalam perayaan peringatan ulang tahun yang mengangkat isu “Rakyat bertanya Kapan People power?”.

Mudrick Setiawan Malkan Sangidu sebagai pentolan organisasi Mega Bintang dengan tegas menyatakan bahwa dirinya mendukung pelaksanaan Pemilu serentak 2024. Gerakan people power yang dimaksud adalah mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal jalannya pelaksanaan Pemilu agar dapat berjalan secara jujur, adil dan transparan dan berharap kotak suara dapat terbuat dari bahan transparan yang dapat dilihat oleh siapapun.

Ia menyayangkan spanduk liar bertuliskan “Batalkan Pemilu 2024 Dengan People Power Bersama MegaBintang” bertebaran di wilayah Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang dia konfirmasi sebagai fitnah dari oknum yang mengatasnamakan organisasi tersebut.

“Ini adalah fitnah murahan kepada Mega Bintang menjelang hari ulang tahun ke-26 besok pada hari Minggu [11/6/2023]. Itu ngawur, logonya saja tidak betul,” kata Mudrick seperti dilansir dari Solopos.com, Senin (5/6/2023).

Mudrick meminta aparat keamanan untuk menertibkan spanduk liar tersebut. Mega Bintang, jelasnya, selama ini hanya berbicara tentang kebangsaan dan keadilan. Berbicara tentang Pemilu, Mega Bintang juga mendukung penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan ini. Namun, dia meminta Pemilu harus berjalan dengan adil dan jujur.

“Harapannya pemilu jujur dan adil, rakyat sudah capek. Inginnya Pemilu transparan dan tidak dimanipulasi,” katanya.

Kapolres Karanganyar, AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, memberikan perhatian serius terhadap munculnya spanduk bernada people power (gerakan massa) batalkan Pemilu 2024. Kali ini guna menghindari agar kasus serupa tidak terulang kembali Kapolres akan melakukan upaya deteksi dini pada semua wilayah Karanganyar.

“Meski spanduk tersebut sudah diatasi, kami akan mengambil langkah berupa deteksi dini di semua wilayah termasuk mencari pelaku pemasangan spanduk tersebut,” Kata Kapolres

Kapolres akan bersinergi dengan jajaran instansi terkait guna menindaklanjuti kasus pemasangan spanduk tersebut. Selain itu pihaknya akan meningkatkan kegiatan kepolisian rutin guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman kondusif di wilayah Karanganyar terutama menjelang Pemilu 2024. Prinsipnya dia akan bertindak tegas terhadap gerakan apapun yang mengarah pada gangguan upaya provokasi terkait Pemilu 2024 dan gangguan Kamtibmas secara umum.

Komentar