oleh

Polisi Intel Berhasil Gagalkan Perampokan di Jagakarsa, Aktivis 98 : Patut dan Layak Dapat Penghargaan

JAKARTA – Aksi perampokan menyasar sebuah kantor Pegadaian swasta di Jalan Kahfi Dua, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/12/2021).

Pelaku perampokan beraksi seorang diri dengan diduga membawa sebuah senjata api (senpi).

Perampokan bersenpi di Pegadaian Jagakarsa ini berhasil digagalkan puluhan warga dan petugas kepolisian.

Andri, salah seorang saksi mata mengatakan, perampok masuk ke Pegadaian itu saat kantor hendak ditutup sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam aksinya, pelaku perampokan menyandera tiga karyawan perempuan di dalam kantor Pegadaian itu.

Sejak Senin siang, pelaku sudah ada di depan kantor melakukan pemantauan lokasi,” kata Andri dikutip dari Antara.

Aksi perampokan itu diketahui warga sekitar setelah mendengar ada keributan dari dalam kantor itu dan teriakan minta tolong yang disuarakan karyawan Pegadaian.

Petugas kepolisian dari Baintelkam Mabes Polri Bripka Agung Eko Suprapto yang sedang melintas diback up personil Polsek Jagakarsa Bripka Didik dibantu warga langsung mengepung kantor tersebut.

Kejadian pengepungan ini direkam oleh warga yang berada di lokasi dan videonya viral di media sosial.

Dalam video itu terdengar polisi sempat melepaskan tembakan ke udara, saat pelaku menyandera karyawan Pegadaian tersebut.

Pelaku perampokan berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan barang bukti 1 buah senpi jenis Air soft gun, Uang tunai dengan jumlah kl Rp. 33.000.000.- (tigapuluh tiga juta rupiah), 1 buah brankas, 1 unit laptop, dan 1 unit server.

Sementara itu, Wasekjen Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98) Donny Fraga Wijaya mengapresiasi tindakan berani dan terukur yang dilakukan personil Baintelkam dan Polsek Jagakarsa tersebut. Juga warga yang ikut membantu melakukan penangkapan pelaku perampokan.

“Personil tersebut layak dapat penghargaan dari Kapolri,” tegas Donny.

Menurutnya, prosedur SOP juga sudah sesuai dilakukan dengan memberikan penembakan peringatan kepada pelaku yang juga membawa senjata air soft gun.

“Anggota tersebut sudah menyelamatkan para sandera dan juga pelaku diamankan agar tidak terjadi amukan massa,” pungkasnya.

Komentar