oleh

TB Hasanuddin Sebut Masalah di Papua Harus Diselesaikan Dengan Pendekatan Humanis

Berkeadilan.com – Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menanggapi isu keamanan manusia di tanah Papua. Ia mengatakan, masalah di Papua harus diselesaikan dengan pendekatan humanis, bukan dengan pendekatan keamanan militeristik.

TB Hasanuddin mengaku sejalan dengan visi Jenderal TNI Andika Perkasa saat menjalani fit and proper test Panglima TNI terkait permasalahan di Papua.

“Pendekatan operasi militer atau militeristik sudah tidak bisa lagi dilakukan. Tidak bisa menyelesaikan masalah dengan senjata. Cara-cara kekerasan atau menggunakan senjata di Papua itu sudah tidak bisa dipakai lagi,” tuturnya saat mengisi webinar ‘Keamanan Manusia di Papua’, pada Kamis (2/12/2021).

Menurutnya, salah satu solusi damai untuk Papua adalah pemerintah mempertimbangkan kembali status ‘organisasi teroris’ untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Selain itu, solusi lainnya adalah mendorong penyelesaian isu Papua lewat jalur non-kekerasan sesuai dengan komitmen Panglima TNI dan mendorong dialog antara Jakarta (negara) dan Papua (warga negara).

“Ada harapan akan paradigma baru pembangunan yang berfokus pada pembangunan orang asli Papua melalui Undang-Undang Nomor 2 tahun 2001 tentang otonomi khusus. Dan ini harus kita dorong, kita koreksi, kita kawal,” imbuhnya.

Lebih lanjut menurut Hasanuddin, akar masalah kekerasan di Papua adalah persoalan marjinalisasi, gagalnya pembangunan, kontradiksi sejarah, dan trauma kekerasan negara.

Ia menambahkan, penyelesaian kekerasan dengan kekerasan hanya akan melahirkan lingkaran kekerasan yang baru.

“Kedepankan pendekatan yang humanis dan utamakan mekanisme dialog antara Aparatur Negara dengan warga negara di Papua dalam konteks negara kesatuan Pancasila, dalam konteks masyarakat Papua yang lebih baik, lebih sejahtera, lebih aman, lebih damai,” pungkasnya.

Komentar

News Feed