oleh

Budayawan Sebut Kinerja Kejagung Positif Meski Terkendala Pandemi dan Anggaran

Berkeadilan.com– Budayawan dan spiritualis nusantara Kidung Tirto Suryo Kusumo menuturkan, kinerja positif Kejaksaan Agung (Kejagung) di bawah kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin sangat mengesankan. Terlebih di tengah kondisi yang menurutnya tidak ideal, yaitu ketika negara dihadapkan pada pandemi Covid-19.

Apresiasi itu didasarkan pada hasil temuan beberapa lembaga survey yang menyebut kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Kejaksaan Agung terus meningkat secara signifikan.

Beberapa lembaga survey itu di antaranya Indobarometer, Charta Politika, Indikator Politik, dan Cyrus Network, pada periode Desember 2019 hingga Mei 2021.

Pada Desember 2019, survei Indobarometer mencatat tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat berada pada level 52,9%. Menurut survei Charta Politika, naik menjadi 60% pada Juli 2020 dan meningkat lagi hingga 71,3% pada Oktober 2020 versi Indikator Politik.

“Prestasi Kejaksaan Agung ini mengesankan dan patut diapresiasi di tengah pandemi Covid-19 yang membuat gerak jajaran Adhyaksa terbatas, sementara pelayanan bagi masyarakat yang menunggu kepastian hukum harus tetap prima,” ungkapnya, pada Selasa (22/6/2021), melansir dari translogtoday.com.

Lebih lanjut, Kidung Tirto mengungkapkan bahwa kinerja Kejaksaan Agung yang dirasakan oleh masyarakat saat ini juga terbatas oleh anggaran Kejaksaan RI yang kurang ideal.

“Namun, tidak serta merta keterbatasan itu membuat Kejaksaan tidak hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Dia pun melihat, akhir-akhir ini terdapat gelombang yang dimotori oleh para mafia hukum dan koruptor yang tidak ingin melihat kinerja Presiden Jokowi membanggakan.

“Gerakan ini harus diwaspadai karena bisa menimbulkan ketidakpercayaan rakyat kepada pemerintahan,” ungkap Kidung Tirto di sela-sela perjalanan spiritualnya di Pantai Parang Gumpito Pacitan, Jawa Timur.

Mengenai hal itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk mendukung dan mengawal pemerintah dalam menuntaskan masa pengabdiannya sampai dengan tahun 2024, termasuk di bidang hukum.

“Mari kita dukung Jaksa Agung yang membantu Presiden menegakkan supremasi hukum di Tanah Air. Jangan membangun opini dan menggiring persoalan hukum ke isu politik karena akan merusak tatanan hukum yang sudah berjalan baik,” pungkasnya. []

Komentar

News Feed