oleh

Ketua BEM STMIK Catur Sakti Kendari Serukan #2022TolakKuliahOnline

 

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Manajemen Ilmu Komputer (STMIK) Catur Sakti Kendari, Abd Wahid Akhyarudin menegaskan menolak pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) atau Online apabila kembali diterapkan pada tahun 2022. mendatang.

“Para pelajar atau mahasiswa sudah jenuh dengan adanya proses pembelajaran secara daring,” kata Presma STMIK Catur Sakti itu dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/9/2021).

Menurut dia, seluruh elemen, baik Dosen, Guru, Pelajar dan Mahasiswa saat ini tengah menginginkan Pembelajaran tatap muka.

“Harus dipahami, bahwa Pembelajaran Daring ini sudah diberlakukan hampir selama dua tahun dan sangat tidak efektif hasilnya,” terangnya.

“Pembelajaran daring tidak menjadikan generasi bangsa paham akan kondisi yang sesungguhnya dialami,” tambahnya.

Lebih lanjut, pria itu juga mengatakan bahwa dalam Pembelajaran Daring tidak membentuk mental yang kuat kepada pelajar. Padahal bagi dia, yang lebih penting dari Pembelajaran adalah membentuk karakter dan mental generasi muda untuk terus berkembang dan berguna bagi Bangsa Dan Negara.

“Proses Vaksinasi pun telah dilakukan oleh BEM bekerja sama dengan pihak-pihak terkait pun terus berjalan guna menunjang adanya pembelajaran tatap muka sebagai Persyaratan Pembelajaran tatap muka,” tegasnya.

Gerakan Vaksinasi telah menjadi gerakan Nasional BEM agar Pembelajaran tatap muka Segera dilaksanakan pada Tahun 2022, ia pun meminta agar Pemerintah tak lagi memberlakukan Pembelajaran Online pada Tahun 2022 nanti.

“Kami mendesak Kemendikbudristek untuk membuat peraturan terkait sistem dan juga konsep belajar offline,” pintanya.

Ia juga neminta agar perwakilan Mahasiswa dan juga pelajar selaku subjek dalam proses belajar ini harus dilibatkan penuh dalam pembentukan peraturan dan grand design secara umum.

“Dengan begitu regulasi (Aturan) sistem Pendidikan Negara kita betul-betul sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Industri,” urainya.

Lebih lanjut, ia mengaku bahwa BEM STMIK Catur Sakti Kendari yang tergabung di Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) ,BEMNUS membuat Gerakan Serentak bersama-sama BEM-BEM lainya Untuk Menyebarkan tagar #2022tolakbelajaronline di berbagai media sosial yang dimiliki.

“Saya berharap Pemerintah Republik (RI) Indonesia untuk segera mengevaluasi pembelajaran Daring ini yang kesiapan Fasilitas dan Sarana Prasarana yang Belum matang,” tutupnya.

Komentar

News Feed