oleh

Pemuda Muhammadiyah: Negara Punya Hukum, Apapun Alasannya Irjen Napoleon Tak Bisa Dibenarkan

JAKARTA- Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (Pemuda Muhammadiyah) melalui Ketua Umumnya Cak Nanto merespon atas tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh Irjen Napoleon kepada Muhammad Kece, seorang tersangka penodaan agama. Menurut Cak Nanto, tindakan Irjen. Napoleon yang diduga melumuri wajah Muhammad Kece dengan kotoran manusia adalah tindakan main hakim sendiri, apalagi Muhammad Kece sementara ini sedang menghadapi proses hukum.

“Main hakim sendiri itu tidak dibenarkan dengan alasan apapun, karena kita hidup dalam Negara hukum, ada aturan main yang mengatur kita sebagai warga Negara. Apabila terdapat seorang warga Negara yang diduga melakukan pelanggaran terhadap hukum, maka Negara mempunyai mekanisme untuk memberikan sanksi atau hukuman atas pelanggarannya tersebut dengan tetap menghormati adanya prinsip perlindungan terhadap hak asasi manusia”. Tambah Cak Nanto.

“Pemuda Muhammadiyah mendukung penegakan hukum terhadap dugaan aksi kekerasan yang dilakukan Irjen. Napolen juga meminta masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dan main hakim sendiri terhadap potensi isu-isu yang berkaitan dengan agama, kita percayakan kepada pihak Kepolisian dan aparat penegak hukum lain untuk menangani berbagai potensi permasalahan tersebut dan memprosesnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku”. Tutup Cak Nanto

Komentar

News Feed