oleh

Pengamat : Kinerja Kejagung Lebih Baik. Segera Bongkar Kasus Besar Lainnya

Berkeadilan.com – Direktur Indonesia Public Institute ( IPI ) Karyono Wibowo berharap Kejaksaan Agung (Kejagung) agar fokus bekerja menyelesaikan kasus-kasus besar dan penegakan hukum lainnya dan tidak terjebak pada penggiringan opini pihak tertentu.

“Kalau saya liat hasil beberapa survey tingkat kepercayaan publik terhadap Lembaga Kejaksaaan sebesar 60% untuk tahun ini, jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” ungkap Karyono, via telpon, Senin (23/8)

Kejaksaan Agung RI di bawah komando ST Burhanudin, ungkap Karyono, berhasil menyelamatkan uang negara hingga triliunan rupiah. Termasuk berani mengungkap kasus mega-korupsi Jiwasraya dan ASABRI yang melibatkan Benny Tjokrosaputro (Bentjok) dan Heru Hidayat. Mengutip hasil survei SMRC, pengamat politik mengatakan, tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga kejaksaan tahun ini meningkat.

“Ada tren peningkatan kepercayaan publik terhadap kinerja Kejaksaan dan lembaga penegak hukum lainnya. Kalau kita lihat data-datanya, ada tren menuju perbaikan, yang diukur dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum,” ungkap Karyono lagi.

Karyono mencatat beberapa capaian dari Kejaksaan Agung. Di antaranya, menyelamatkan keuangan negara sebanyak Rp19,2 triliun pada tahun 2020, berkontribusi terhadap penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp346,1 miliar.

“Kejaksaan juga melakukan pendampingan hukum dengan nilai total Rp38,7 triliun dan juga melakukan pendampingan kebijakan pemulihan ekonomi nasional dengan total nilai Rp68,2 triliun,” lanjut Karyono.

Selain itu, kejaksaan Agung juga melakukan Penyelamatan Keuangan Daerah di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara sebanyak Rp239,5 triliun dan USD11,8 juta, Pemulihan Keuangan Negara sebesar Rp11,1 triliun dan USD406 ribu, serta penjatuhan hukuman disiplin bagi 130 pegawai kejaksaan.

Terakhir, Kejaksaan Agung juga membuat Peraturan Kejaksaan Nomor 15 tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan restoratif, yang bertujuan agar tidak ada lagi penegakan hukum yang justru menganiaya para pencari keadilan, khususnya rakyat kecil. Karyono berharap, para penegak hukum terus bekerja meningkatkan prestasi, berani bergerak cepat dalam membongmar kasus-kasus besar, menengah, maupun kecil. “Teruslah menegakkan keadilan, walaupun langit akan runtuh,” tutupnya. []

Komentar

News Feed