oleh

Kajati dan Gubernur Banten Sidak Pelaksaaan PPKM di Banten Malam-Malam

SERANG, Berkeadilan.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Asep N Mulyana bersama Gubernur Banten Wahidin Halim dan Kapolda Banten Rudi Heriyanto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa titik penyekatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Kota Serang, Senin (5/7). Beberapa titik yang disidak antaralain gerbang tol Serang Timur dan Alun-Alun Kota Serang. Dilokasi sidak, Asep memberikan semangat para petugas gabungan yang berjaga agar tetap menjaga prokes dan tidak lengah mengingatkan masyarakat. “Ini bersama pak Gubernur mantau pelaksanaan PPKM agar penyekatan berjalan efektif dan penyebaran virus corona ini bisa ditekan,” ungkap Asep.

Seperti diketahui, Gubernur Banten Wahidin Halim telah menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Provinsi Banten, tanggal 2 Juni 2021. Instruksi Gubernur tersebut mulai berlaku pada tanggal 3 Juli 2021 sampai dengan tanggal 20 Juli 2021.

Tujuh Kabupaten/Kota itu, tiga (3) Kabupaten/Kota berada pada level 4, yaitu Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang. Sedangkan empat (4) Kabupaten/Kota lainnya berada pada level 3, yakni Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, serta Kabupaten Lebak. Sehingga daerah level 3 diperlakukan sama dengan daerah level 4. Instruksi tersebut dikeluarkan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 Di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam mendukung PPKM Darurat, Kajati Banten dan jajaran Adhyaksa Se-Banten juga secara pro aktif memantau ketersediaan oksigen, obat-obatan dan alat kesehatan lainnya. “Kami juga telah melakukan pemantauan terhadap harga obat yang ada di apotik dan toko obat,” ujar Kajati Banten. Tujuannya untuk menekan jangan sampai terjadi lonjakan harga maupun penimbunan, yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat. “Ini operasi kemanusian, sebagai bentuk tanggungjawab moral kami untuk menjaga kesehatan masyarakat,” pungkas Asep. []

Komentar

News Feed