oleh

Membangun dan Merawat Relasi

Oleh : Weinata Sairin

Quod tibi fieri non vis,alteri nefeceris. Apa yang tidak kau inginkan terjadi padamu janganlah kau lakukan terhadap orang lain

Kelanggengan relasi antar individu, antar komunitas dan bahkan antar lembaga banyak dipengaruhi oleh sikap,kata-kata atau kesetiaan terhadap komitmen ya g sudah disepakati bersama. Acap kali
kata atau diksi, terminologi,yang kita gunakan dalam berkomunikasi tidak bisa diterima dengan baik karena mengandung konotasi tertentu yang menyinggung perasaan orang lain.

Kondisi seperti itu biasanya berpotensi membuat keretakan antar dua pihak. Apalagi dalam sebuah masyarakat majemuk seperti negeri kita sebuah kata terkadang memiliki makna dan konotasi berbeda dari perspektif bahasa(suku) yang lain. Hubungan yang tidak harmonis antar dua pihak juga sering terjadi karena sikap egoistik mau menang sendiri dan atau tidak apresiatif bahkan merendahkan pihak lain.

Sejatinya sebagai manusia ciptaan Allah termulia kita mesti memandang bahwa derajat manusia setara,tanpa membeda-bedakan suku,agama, ras dan antar golongan. Dalam konteks ini manusia harus hidup saling menghargai ,saling topang menopang, saling mengasihi sesuai dengan ajaran agama.

Pepatah yang dikutip di bagian awal tulisan ini perlu kita gari bawahi dalam upaya mengembangkan kehidupan yang penuh harmoni, respektif, apresiatif dan inklusif demi memperkuat NKRI.
Selamat Berjuang.

God Bless!

Komentar

News Feed