oleh

Kapitra Ampera Minta Pemerintah Tumpas Teroris Separatis Papua

Jakarta, Berkeadilan.com – Tokoh gerakan alumni 212, Kapitra Ampera menilai bahwa sejatinya tidak ada yang namanya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

“Di Papua tidak ada KKB, yang ada adalah teroris dan separatis,” kata Kapitra, Selasa (27/4/2021).

Hal ini disebutkan Kapitra lantaran aktivitas kelompok separatis tersebut cenderung melakukan kekerasan hingga pembunuhan. Bukan hanya kepada aparat saja, bahkan warga sipil pun dijadikan sasaran terornya.

“Aktivitas teroris dengan meneror masyarakat pendatang, membunuhnya, membakar sekolah sipil dan heli sipil,” ujarnya.

“Sementara kegiatan separatis dengan melakukan pemberontakan bersenjata ingin melepaskan diri dari wilayah sah dan pemerintah yang sah,” sambung Kapitra.

Oleh karena itu, praktisi hukum ini pun meminta kepada pemerintah negara untuk mengerahkan seluruh kemampuannya memberantas para teroris di Papua tersebut.

“Untuk itu, pemerintah pusat harus tegas. Ini waktunya untuk menghentikan teroris separatis dengan menumpas dan menghancurkannya,” tegasnya

Ia tak ingin, bahwa negara dianggap lalai bahkan cenderung tidak peduli terhadap berbagai kejahatan yang dilancarkan oleh kelompok separatis dan teroris Papua itu.

Terlebih lagi, jika pemerintah pusat tidak mengambil langkah tegas terukur, dikhawatirkan akan memunculkan spekulasi liar dan negatif kepada pemerintah sendiri.

“Sudah terlalu lama kondisi ini dibiarkan sehingga menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat,” pungkasnya.

Komentar

News Feed