oleh

Jaksa Akung Buka Hotline Pengaduan, Aktivis Korupsi: Tangkap Jaksa Nakal

JAKARTA, Berkeadilan.com – Direktur Eksektuif Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP)  Uday Suhada menyoroti langkah Jaksa Agung yang meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) 53, dimana salah satu programnya adalah laporan pengaduan outline terhadap oknum jaksa  atau pegawai kejaksaan yang melakukan penyimpangan. “Memang persoalan negeri kitakan salah satunya adalah penegakan hukum. Hukum yang seringkali tajam kebawah, tumpul ke atas,” jelas Aktivis Anti Korupsi ini.

Uday menilai Jaksa Agung ST. Burhanuddin menyadari di internal kejaksaan itu rentan dengan penyimpangan karena kewenangan yang dipegangnya yang strategis dalam penegakam hukum “Oknum-oknum jaksa itu ya harus di kikis agar hukum bisa tegak dan lahirnya rasa keadilan,” tegas Uday lagi. Uday berharap semangat bersih bersih Burhanuddin bisa diikuti oleh jajaran pegawainya di Kejagung sampai tingkat daerah. “Janga sampai ini seremonial dan pencitraan, masyarakat anti korupsi harus aktif menggunakan hotline ini,” tegas.

Seperti diketahui, Jaksa Agung  ST Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah 31 orang anggota Satuan Tugas 53 (Satgas 53) di Aula Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kompleks Perkantoran Kejaksaan Agung, pada Senin (28/12/2020).

Menurut Burhan, Pembentukan Satgas 53 ini bukanlah sebagai koreksi, melainkan justru untuk memperkuat dan mempercepat kinerja Intelijen dan Pengawasan dalam hal penyajian informasi, akurasi, dan kecepatan bertindak dalam menyelesaikan setiap dugaan pelanggaran disiplin.  Satgas 53 ini terdiri dari gabungan antara bidang Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Pengawasan, dan Pusat Penerangan Hukum yang memiliki karakteristik fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. []

Komentar

News Feed