oleh

Ini Pesan Para Pendiri Banten Kepada Gubernur Wahidin Halim Untuk 2021

SERANG – Keluarga Besar Badan Koordinasi (Bakor) Pembentukan Provinsi Banten mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Keduanya dinilai sudah menerapkan profesionalisme dalam memimpin Provinsi Banten.

“Bukan karena saya satu pertai dengan beliau, tapi saya melihat Pak Wahidin Halim sudah menunjukkan profesionalisme dalam memimpin Banten. Tentu belum sempurna betul, wajar saya kira itu kan sebagian dari proses untuk terus berbuat bagi masyarakat Banten,” kata Ketua Harian Bakor Banten, Aeng Haerudin berbincang di Sultan TV, Cipocok Jaya, Kota Serang, beberapa waktu lalu.

Khusus mengenai pemulihan ekonomi masyarakat Banten pasca pandemi Covid-19, mantan Ketua DPRD Provinsi Banten tersebut menyarankan agar Pemerintah Provinsi Banten mencari solusi yang tepat dan menyentuh sasaran masyarakat. Salah satu alternatif pemberdayaan masyarakat Banten tersebut, menurut Aeng bisa dengan menggali peluang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berkaitan dengan potensi wilayah di Banten.

“Pemda punya BUMD, itu harus bergerak perannya luar biasa harus bisa mendongkrak PAD daerah. Namanya BUMD dimana ada investasi harus masuk jangan kebalik BUMD tidak proyek,” kata Aeng.

Aeng menyebutkan banyak potensi Banten yang belum tergarap seperti pengelolaan sumber daya masyarakat pesisisr Banten. Dengan potensi laut yang melimpah, pemerintah Provinsi Banten semestinya memiliki BUMD yang menunang para nelayan. Mulai dari kebutuhan solar, air bersih, pelabuhan dan sebagainya mestinya bisa dikelola BUMD, bukan hanya pihak swasta.

“Kalau laut dikelola kaya banget karena tidak bisa nelayan luar negeri masuk ke pesisir Banten. Padahal pesiri Banten panjang sampai 500 KM.

Kalau BUMD yang dibangun karena sebatas kepetingan (politis) akhirnya tidak gerak. Saya melihat saat ini BUMD milik Pemprov Banten tidak ada arah tiba-tiba jadi kontraktor,” kata Aeng.

Tidak adanya arah dan visi yang jelas menurut Aeng menjadikan BUMD di Banten bukan sebagai mitra pengusaha lokal. BUMD di Banten kerap kali justru menjadi kompetitor pengusaha lokal, bahkan mematikan bisnis pengusaha lokal. “Bagaimana pengusaha daerah harus melawan BUMD.

Harusnya BUMD melihat ada potensi yang tidak bisa dilakukan swasta, di situ BUMD turun,” ujarnya.

Ketua Tim Program Bakor Banten Udin Saparudin melihat pentingnya keterbukaan dan kebersamaan dalam mengurus Provinsi Banten. “Duduk satu meja itu penting. Saya melihat Pak Wahidin dan Pak Andika itu sudah berbuat untuk Banten hanya saja lingkarannya ini yang masih sering membuat keduanya kadang-kadang masih sulit bergerak,” kata Udin.

Sebagai salah satu pendiri Banten ia terpanggil untuk meluruskan kepemimpinan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy supaya lebih punya manfaat yang besar untuk masyarakat Banten. “Kalau ada pengaduan terkait pemerintah Provinsi Banten, larinya ke pendiri. Kami juga kan manusia, hal-hal menyangkut kekurangan kepemimpinan saat ini kan urusan internal. Kami hanya sebatas memberikan saran dan masukan yang mudah-mudahan berguna untuk pembangunan di Banten,” katanya. Dalam kesempata tersebut hadir juga Wakil Ketua Divisi UMKM Eka Julaeha dan Ketua Divis Litbang dan Kajian Strategis Abdul Jalla.

Komentar

News Feed