oleh

Said Iqbal Pastikan Sidang Perdana JR UU Cipta Kerja Tanpa Dikawal Aksi

Jakarta, berkeadilan.com — Mahkamah Konstitusi (MK), besok pagi hari Selasa 24 November 2020 akan mengelar sidang perdana judicial review terhadap UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang diajukan oleh KSPI dan KSPSI pimpinan Andi Gani Nenawea. Sidang perdana ini digelar secara virtual.

Presiden KSPI, Said Iqbal memastikan sidang perdana ini tanpa pengerahan massa aksi. “Sidang perdana ini masih pemeriksaan berkas, tidak ada massa aksi. Tapi sidang kedua dan selanjutnya, akan dikawal dengan massa aksi,” ujar Said Iqbal dalam konperensi pers secara online, Senin (23/11).

Iqbal menambahkan untuk mengikuti sidang virtual ini, pihaknya selaku penggugat yakni KSPI yang dipimpinnya serta KSPSI Andi Gani Nena Wea serta para tim kuasa hukum akan mengikuti proses persidangan secara daring di sebuah ruangan hotel di Jakarta Pusat yang telah disewanya untuk mengikuti sidang virtual ini.

“Sidang ini akan dilakukan secara virtual. Penggugat dan kuasa hukum tidak hadir tapi akan ada di satu ruangan,” kata Said Iqbal.
Dalam sidang itu, agenda pertama adalah verifikasi berkas gugatan apakah ada yang kurang atau perlu diperbaiki.

“Nanti akan ada pemeriksaan berkas para pemohon oleh para hakim MK. Apakah akan ada nasehat perbaikan-perbaikan,” ujarnya.

Sidang yang rencananya akan digelar pukul 11.00 WIB itu, Said Iqbal berharap agar seluruhnya berjalan dengan lancar. Dan harapannya adalah para hakim MK lebih mengedepankan azaz keadilan dibanding urusan yang bersifat politis.

“Besok hari penentu apakah buruh akan meletakkan kepercayaan kepada hakim MK, atau buruh akan lakukan aksi-aksi perlawanan karena merasa tidak ada keadilan oleh hakim MK,” tandasnya.

Terakhir, Said Iqbal juga menyampaikan bahwa untuk agenda persidangan perdana ini, pihaknya tidak akan menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat.

“Kami tidak lakukan aksi karena besok baru pemeriksaan berkas. Tapi sidang kedua dan selanjutnya akan ada aksi-aksi,” terangnya. (Ersu)

Komentar

News Feed