oleh

Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin: Koperasi Sebagai Wadah Mewujudkan Gotong Royong Dalam Ekonomi Rakyat

Inisiatifnews.com – Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur diharapkan dapat menjadi pioner program rebranding koperasi melalui pendekatan kampung koperasi berbasis kluster komoditas udang melalui Koperasi Pondok Pesantren.

Dewan Pembina Koperasi Mitra Santri Nasional (KMSN), Ahmad Syauqi, menyatakan salah satu langkah percepatan pemulihan ekonomi, terutama ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM berupaya mendampingi Koperasi dan UKM, dimana salah satu pendekatannya melalui Rebranding Koperasi.

“Hal itu untuk mewujudkan koperasi modern dan maju melalui pendekatan kluster komoditas koperasi berbasis produk unggulan daerah,” ujarnya dalam Forum Grup Discussion (FGD) bertajuk ‘Kampung Koperasi Menuju Modernisasi Koperasi’, di Hotel Bumi Senyiur, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (13/10/2020).

Menurut pria yang biasa disapa Gus Syauqi, salah satu target kegiatan FGD adalah mendapat formula dan contoh pola yang akan diduplikasi ke daerah lain, khususnya pembinaan dan pengembangan koperasi di masa mendatang.

“Kegiatan FGD ini relevan dalam upaya memodernisasi koperasi yang sejalan dengan Strategi Kebijakan Kementerian Koperasi dan UKM yakni pengembangan Koperasi dan UMKM dengan pendekatan komunitas atau kluster berdasarkan sentra produksi wilayah,” katanya.

Ia menjelaskan, KMSN memiliki program JAKA AMIN (Jaringan Kemitraan Adil Makmur Untuk Indonesia), yakni membangun kemitraan yang profesional dan proporsional agar tercipta ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

“Berbicara modernisasi itu juga harus berbicara moderasi, yaitu solusi membangun keseimbangan semua sistem ekonomi (tawashutiayi thoriqotil iqtishodiyyah) melalui kolaborasi, inovasi, dan transformasi. Yang terpenting realisasi dan berkelanjutan,” ucapnya.

Ia menilai, tiga kunci untuk mencapai modernisasi koperasi community inovasi dan best quality. Untuk mencapai kualitas terbaik tidak hanya inovasi dalam teknologi, tapi juga SDM yang handal dan ini bisa dicapai dalam komunitas.

“Meningkatkan kapasitas SDM tidak cukup apabila disertai dengan pembangunan tempat usaha bersama (co work space),” pungkas putra keempat dari Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin.

Komentar

News Feed