oleh

Fatsey Ajak Masyarakat Wujudkan Semangat Pilkada Konstitusional.

Jakarta, berkeadilan.com – Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan digelar pada 9 desember mendatang. Adapun terdapat 270 daerah yang akan melangsungkan pilkada secara seretak.

Ketua Himpunan Mahasiswa Politik Nusantara, Ibrahim Malik Fatsey (IMF) ikut mengomentari jalannya pilkada serentak yang dilangsungkan pada 9 desember mendatang.

Menurut Fatsey, masyarakat harus turut andil mengawal demokrasi 9 desember dengan damai. Pasalnya, pilkada yang dilangsungkan harus sejalan dengan semangat dan cita – cita demokrasi pilkada yang konstitusional.

“Ada 270 daerah yang akan melangsungkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pun juga ditengah kondisi covid-19, maka sangat rentang kerawanan yang tidak di inginkan dan banyak hal yang tidak sejalan dengan semangat demokrasi” ucap fatsey saat di konfirmasi via tlp, sabtu, 26/09/20 dini hari.

Lebih jauh, fatsey menyatakan keikutsertaan masyarakat mengawasi jalannya pilkada yang damai dan bersih merupakan wujud cita-cita demokrasi “keikutsertaan masyarakat menjaga demokrasi yang damai, penting dilakukan” terangnya

Kendati demikian, lanjut dia penyelanggara pilkada dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Bawaslu, dan polri harus benar-benar protek dan tegas terhadap kandidat calon kepala daerah dan masyarakat yang melanggarakan protokol kesehatan dimasa kampanye.

“Tidak ada kompromi, Indonesia darurat covid-19. Bagi daerah yang masuk zona hijau diharapkan mempertahankan kondisi demikian agar terwujud pilkada yang sehat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Juga hal yang sama bagi daerah yang masuk zona merah” Cetus dia

Selain itu, Fatsey juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah termakan isu-isu hoax yang dapat menimbulkan kerawanan dan konflik. Pun juga masyarakat harus melihat calon kepala daerah bersadarkan visi dan misi soal pembanguan daerah berkemajuan. Pungkasnya **(HS)

Komentar

News Feed