oleh

Tokoh dan Jawara se-Banten Apresiasi Kabareskrim Listyo

SERANG BANTEN, Berkeadilan.com – Penguatan persatuan melalui budaya di saat pandemi COVID-19, menjadi peran penting para tokoh untuk mengatasi kesulitan di bidang kesehatan dan perekonomian. Hal ini mengemuka dalam silaturahmi para pendekar dan jawara se-Banten.

Tak cuma ulama dan umaro, para pendekar dan jawara se-Banten, dibuat terkesan akan sosok Kabareskrim Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo yang dinilai berperan penting, menjaga keamanan di propinsi berjuluk 1000 pesantren dan sejuta santri itu.” Lebih dari tiga ribu pendekar silat dan jawara debus unjuk kebolehan jurus dan debus di satu tempat, saat Listyo menjabat Kapolda di Banten 2016-2018,” ujar Ketua Umum DPP Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten, Yadi Sugiadi, Sabtu (12/09/2020) di Serang, Banten.

Saat ini, sebagai Kabareskrim pun Listyo masih menaruh perhatian terhadap keberadaan perguruan silat di Banten. Seluruh perguruan dirangkul dan dipersatukan agar mampu bertahan disaat pandemic COVID-19. “Bukan saja menginisiasi, Pak Listyo juga turut melibatkan diri. Itu sebagai wujud pendekatan dan komunikasi langsung dalam merangkul paguron-paguron untuk bersama-sama menjaga keamanan Banten,” puji Ketua Paguron TTKDH Cimande, TB. Mulyana, mengapresiasi tindakan Kapolda Listyo.

Selama menjadi Kapolda, Listyo juga dikenal dekat dengan tokoh kasepuhan adat di Banten, termasuk Banten Kidul. “Bagi kami, Listyo merupakan jenderal tanpa sekat, tanpa ada batas, mau terjun menemui masyarakat tanpa melihat latar belakang. Kami didatangi dan diajak diskusi soal menjaga Banten aman,” ujar Irohyadi, Ketua Kesatuan Adat Banten Kidul, atau dikenal dengan Sabaki.

Tokoh pemuda juga memberikan kesan yang sama. “Sosok dan keteladanan Listyo yang kami lihat, mau berinteraksi dengan semua lapisan masyarakat. Kegiatan kepemudaan selalu dibantunya, terutama yang menyangkut kegiatan sosial, seni dan budaya saat perekonomian masyarakat kesulitan di tengah pandemi COVID-19,” ungkap Wahyudi Djahidi, Sekretaris Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Banten.

Perhatiannya yang besar mengundang kasepuhan adat Banten untuk menyematkan Listyo bukan sebatas sebagai perwira tinggi polisi, tapi juga tokoh budaya yang bisa berdiri di atas semua golongan. “Bahkan, kami menganggap Listyo sudah menjadi bagian dari masyarakat Banten. Sebagai bentuk perhormatan, kasepuhan adat Banten sempat menawarkan Listyo menjadi pembina paguron-paguron silat se-Banten,” kata Sukanta, tokoh adat Banten Kidul, sekaligus kasepuhan dari Sabaki.

Sebelumnya, sebagai Kapolda Banten, Listryo Sigit menginisasi peragaan besar yang digelar di Alun-Alun Serang, Banten, November 2017 silam, berhasil mencatatkan Rekor MURI. Para pendekar dan jawara tergabung dalam perkumpulan tapak karuhun ini, berasal dari berbagai paguron (perguruan). Antara lain Paguron Terumbu, TTKDH Cimande, Bandrong dan Macan Guling. []

Komentar

News Feed