oleh

LBP Vs Said Didu: Indonesia Negara Hukum, Percayakan Kepada Penegak Hukum, Stop Penyebaran Provokasi dan Hoax

-Polhukam-2.385 views

JAKARTA, Berkeadilan.com – Kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, yang diduga dilakukan oleh Said Didu sudah memasuki tahap periksaan saksi. Setelah itu, akan dilakukan gelar perkara.

Menurut koordinator Aliansi Masyarakat Penegak Supremasi Hukum Ade Nugroho, kasus tersebut merupakan murni masalah hukum karena laporan yang dilakukan pihak LBP sudah diterima oleh Bareskrim dan prosesnya juga sudah berjalan.

“Laporan sudah diterima oleh Bareskrim, ini berarti unsur-unsurnya sudah memenuhi syarat untuk diproses lebih lanjut. Laporan tersebut, juga sudah didukung dengan bukti-bukti yang valid,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31/5/2020).

Sayangnya di saat proses hukum sedang berlangsung, banyak informasi hoaks yang menjurus ke arah provokatif melalui media sosial yang disebarluaskan oleh orang tidak bertanggungjawab.

“Belakangan ini banyak sekali infomasi dan berita hoaks dan provokatif, yang beredar secara masif di berbagai media sosial dan Youtube terkait persoalan tersebut yang sengaja dibuat dan disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” ungkap Ade.

Ia khawatir, justru dengan adanya provokasi yang menyerang personal di dalam kasus tersebut, ada masyarakat yang terseret pula karena melakukan kejahatan siber berupa pencemaran nama baik seseorang dan fitnah karena kurang bijaknya mereka dalam menyampaikan wacana pribadi di sosial media.

“Banyak masyarakat yang tidak bisa menahan emosi lalu asal berkomentar tanpa tading aling-aling, sehingga justru mereka bisa terjerat dengan pasal yang sama. Kan kasihan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ade pun sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat luas agar tidak melakukan ujaran atau membuat konten yang justru bernuansa serangan subyektif.

“Jangan malah ikut memperkeruh suasana, seolah kita mau membela kebenaran tapi faktanya kita merusak ukhuwah masyarakat yang sudah ada,” tandasnya.

Oleh karena itu, Ade menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan mempercayakannya semua proses yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Agar proses hukum bisa berjalan dengan baik, sehingga tidak memecah belah bangsa.

“Intinya, kita semua harus mempercayakan masalah tersebut kepada penegak hukum, karena saat ini masalah tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian. Jadi kita tunggu hasil kepolisian bekerja, biarkan proses penegakan berjalan dengan baik, tanpa ada intervensi dari siapapun dan pihak manapun juga,” tutup Ade. [RNL]

Komentar

News Feed