oleh

Bentuk Satgas Covid-19, Pemuda Pancasila Harap Rakyat Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

Berkeadilan.com – Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila bersama Indika Foundation kembali mengirimkan alat pelindung diri (APD) medis ke Rumah Sakit (RS) Surabaya Jawa Timur. Kegiatan bakti sosial untuk beberapa rumah sakit juga telah dilakukan di beberapa titik diantaranya, RSUP Pertamina, RSUD Kebayoran Lama, RSUD Pasar Rebo, RSUD Pasar Minggu dan RSUP Fatmawati.

Adapaun APD lengkap yang disalurkan antara lain berupa baju hazmat, google (kacamata), handscoon (sarung tangan), faceshield, shoe cover, masker KN95, hand-sanitizer dan hydromamma.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Gugus Tugas Nasional Task Force Kemanusiaan COVID-19 Yahya Abdul Habib, menyampaikan bahwa pengiriman APD Medis ke Jawa Timur karena tingkat pandemi di sana sangat tinggi dan tentunya banyak rumah sakit yang membutuhkan bantuan dan dukungan.

“Bantuan ini salah satu program kita, yaitu Pemuda Pancasila Peduli. Dan kami turut berperan aktif memerangi Covid-19. Dukungan ini diharapkan dapat membantu petugas untuk berjuang memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jawa Timur,” ujar Yahya Abdul Habib, Sabtu (30/5/2020).

Ia juga menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Pemuda Pancasila adalah sebagai bentuk perhatian organisasinya kepada kondisi bangsa saat ini. Maka sebagai salah satu organisasi kepemudaan, Pemuda Pancasila hadiri untuk membantu pemerintah memerangi wabah Covid-19.

“Ini merupakan gerakan untuk mendukung pemerintah dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara ini, serta kami memberikan bantuan karena tanggung jawab semua sebagai warga negara, dan Covid-19 ini adalah musuh bersama,” ujarnya.

Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila bekerjasama dengan Indika Foundation tengah mencanangkan Gerakan Nasional Cegah Covid-19 dengan membentuk task force atau satuan tugas.

Task Force Ormas Pemuda Pancasila yang telah berjalan sejak bulan Maret tersebut merupakan implementasi dari intruksi Ketua Umum MPN kepada para kader atau anggota mulai dari tingkat MPN sampai dengan tingkat basis yakni anak ranting untuk bergerak bergotong royong, bersama-sama dan bahu-membahu membantu Pemerintah sehingga terlaksana dengan baik dalam penanganan covid-19.

Pemuda Pancasila juga menggelar bimbingan teknis (bimtek) untuk memberikan arahan dan edukasi kepada para peserta agar patuh pada protokol kesehatan, antara lain sebelum masuk ruangan maka mereka diperiksa suhu tubuh, cuci tangan. Kemudian mereka juga diminta untuk pakai masker dan menjaga jarak aman alias physical distancing.

Yahya mengatakan, Task Force Covid-19 Pemuda Pancasila selain melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat yang dianggap rawan penyebaran, seperti di tempat yang biasa orang berkumpul juga para relawan memberikan edukasi pada masyarakat.

“Kita kasih edukasi pada masyarakat tentang kehidupan baru (New Normal), yang biasa mau keluar tidak pakai masker sekarang mesti pakai masker, yang biasa tidak cuci tangan kita mesti dibiasakan cuci tangan,” ujarnya.

“Ini yang artinya ada budaya baru yang mesti sampai ke masyarakat,” imbuh Yahya.

Oleh karena itu, mereka pun harap agar gerakan nasional cegah covid-19, semua elemen masyarakat bisa terlibat bahu membahu untuk bergotong royong, membantu masyarakat dari semua sisi sesuai dengan yang kita mampu.

“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, tentunya memerlukan peran serta dari kita didalam percepatan penanganan covid-19,” tutupnya. []

Komentar

News Feed