oleh

GPMI : Masjid Islamic Center Harus Mampu Akomodir Semua Simpul, Mempersatukan Umat

JAKARTA – Menjelang penetapan Ketua dan kepengurusan Masjid Islamic Center, Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) H Syarief Hidayatulloh berpesan agar Masjid yang dibangun era Gubernur Sutiyoso yang dulunya dikenal dengan kawasan Tunggak harus mampu menjadikan simpul pemersatu umat membangun persaudaraan sesama muslim.
“Masjid Islamic Center harus akomodir semua simpul dalam kepengurusan. Jadikan simpul pemersatu umat untuk membangun persaudaraan sesama muslim,” ungkap Syarief, dalam pesan rilisnya hari ini.
Menurutnya, semua simpul seperti NU, Muhamadiyah, DDI, Serikat Islam duduk dalam satu pengurusan sehingga semua terakomodir untuk menyatukan visi dan misi membangun Jakarta yang lebih baik.
“Dari berbagai organisasi Islam mulai NU, Muhammadiyah, DDI, Serikat Islam bisa masuk dalam satu kepengurusan,” ujarnya.
Dia pun menyodorkan nama-nama tokoh yang dinilai layak menjadi penasehat kepengurusan di Masjid Islamic Center tersebut. Seperti Rhoma Irama, KH Abdullah Syafii.
“Bang Haji Rhoma Irama, KH. Abdullah Syafii bisa menjadi penasehat,” ucapnya.
Kedepan, lanjut Syarief, pihaknya mencari tokoh-tokoh muda menjadi Ketua Masjid tersebut agar lebih pro aktif dalam menjalankan kepemimpinan.
“Untuk sementara kandidat terkuat masih KH Aselih Ridwan salah satu Dai kaum bawah yang berhasil dalam memimpin Jakarta Magrib Mengaji dan tidak di ragukan lagi,” pungkasnya.

Komentar

News Feed