oleh

MUI Minta TKA China Tak Masuk Indonesia Selama Covid-19 Berlangsung

-Polhukam-13.356 views

Berkeadilan.com – Untuk menyikapi kondisi pandemik Covid-19 yang tengah melanda Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun mengeluarkan imbauan terbaru kepada pemerintah dan rakyat terkait Covid-19.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI, KH Anwar Abbas mengatakan, bahwa pihaknya meminta agar pemerintah bersikap tegas dengan melarang kedatangan tenaga kerja asing (TKA), terutama dari China.

Pasalnya, saat ini Indonesia sedang berusaha untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Apalagi dengan fakta bahwa virus Korona telah mengakibatkan kerugian bagi bangsa ini.

“Kehadiran mereka (tenaga kerja asing) yang masih bebas keluar masuk negeri ini tentu menyakitkan hati kita sebagai bangsa. Kalau hal ini terus berlanjut maka akan membuat kepercayaan rakyat kepada pemerintah bermasalah dan itu tidak baik bagi kehidupan bangsa dan negara ke depannya,” ujar Anwar dikutip dari siaran pers, Rabu (29/4/2020).

Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu juga meminta agar seluruh lapisan masyarakat bersungguh-sungguh mematuhi ketentuan pemerintah dan protokol medis yang ditetapkan. Sebab, menurut dia, cara itu akan mempercepat bangsa Indonesia keluar dari pandemi.

“Mari kita hadapi wabah Covid-19 ini dengan bersungguh-sungguh dan bersama-sama mematuhi ketentuan pemerintah dan protokol medis yang ada karena dengan itulah diharapkan negeri kita bisa cepat keluar dari bencana,” tutur Anwar.

Kemudian, mantan Bendahara Umum PP Muhammadiyah itu pun mengatakan, bahwa ketika masyarakat secara kolektif mau mematuhi seluruh perintah pemerintah selama pandemi ini, maka kehidupan masyarakat pun bisa cepat pulih dan kembali seperti semula.

Kemudian, Anwar juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan dengan mengedepankan gotong royong dan tolong-menolong. Terutama untuk membantu mereka yang mengalami kesulitan sebagai dampak dari pandemi Covid-19 ini.

“Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan sebagai bangsa dengan menyuburkan sikap tolong-menolong yang selama ini sudah menjadi jati diri kita,” kata dia.

Komentar

News Feed