oleh

Peduli Covid-19, IWO Bali Bagikan Masker Gratis ke Warga Perean Kauh

Berkeadilan.com – Ketua DPD Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, I Nyoman Sutiawan, Rabu (22/4) membagikan Alat Pengaman Diri (APD) berupa masker kepada warga Desa Perean Kauh, Baturiti, Tabanan. Penyerahan secara simbolis sekitar 250 buah ini diterima oleh Sekretaris Desa Perean Kauh I Gst. Putu Wartana di Kantor Perbekel Desa Perean Kauh.

Sekretaris Desa Perean Kauh I Gst. Putu Wartana mengucapkan rasa terimakasi kepada IWO Bali. “Masyarakat kami di Perean Kau sangat membutuhkan masker. APD ini digunakan saat masyarakat belanja ke pasar tradisional, ” katanya seraya mengatakan bahwa masker ini akan segera dibagikan ke warga yang membutuhkan.

Sementara itu, menurut Sutiawan, jumlah masker yang disumbangkan memang tidak ada nilainya, akan tetapi kami keluarga besar IWO Bali ingin memotivasi lembaga lainnya untuk bisa peduli terhadap warga di tengah pandemi Covid-19 ini.

Dikatakan, bakti sosial IWO ini secara serentak berlangsung di seluruh Indonesia. Bakti sosial IWO ini juga diseponsori oleh sejumlah perusahaan seperti Elizabeth International, Coco Mart, Telur Bersaudara, Oli Top 1, Toya Devasya, Kontak Perkasa Futures Bali. Dll.

Menurut Sutiawan acara puncak kegiatan Bakti Sosial IWO di Bali akan diadakan di seputaran Jln Jendral Sudirman Denpasar Kamis (23/4) berupa pembagian Masker Gratis, Oli Top 1, dll.

“Untuk aksi Kamis (23/4) besok ACT sama MS Glow sudah siapkan Masker 1000 buah.

Handsanitizer 150 pcs. Hemaviton Energi Drink botol 100 pcs, Air mineral botol 2 dus
Olie Top1 48 botol,” kata Ketua DPD IWO Bali itu.

Ketua IWO Bali Nyoman Sutiawan menghimbau  untuk memutus rantai penyebaran virus Corona maka perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka, karena penggunaan masker memiliki dua (2) fungsi. Pertama, yakni bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/ droplex akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Kedua, penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar (terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata) dari percikan dari orang lain.

Untuk menghindari penularan virus Corona maka kita harus disiplin/ rajin untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Karena penyebaran virus yang menempel pada benda tertentu yang kemudian kita sentuh dan menempel pada tangan akan lebih mudah hanyut melalui sabun dan air mengalir.

Selain itu hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata setelah menyentuh benda tertentu dan sebelum mencuci tangan. Karena tiga indera dalam tubuh kita tersebut akan memudahkan bagi virus corona untuk masuk ke tubuh.

Sementara itu, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang juga selaku Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Indra menyampaikan  Meskipun yang positif transmisi lokal 17,33 % bukan berarti kita tidak melakukan upaya pencegahan.

“Kita berharap angka transmisi lokal  tidak bertambah lagi. Transmisi lokal dapat dicegah dengan disiplin betul dalam menerapkan semua imbauan pemerintah, ” katanya.

Dikatakan, masyarakat Bali harus menggunakan masker jika berada di luar  rumah, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak aman dengan orang lain, menghindari keramaian dan menghindari  berinteraksi dengan banyak orang.

Oleh karena itu untuk menghindari transmisi lokal, pemerintah  tidak pernah berhenti mengajak masyarakat untuk melakukan upaya upaya  pencegahan. Kunci utama pencegahan transmisi lokal adalah memakai masker, menjaga jarak dan rajin  mencuci tangan.  Kalau semua dilakukan maka kasus transmisi lokal tidak akan berkembang.

Jumlah angka positif di Bali disebabkan oleh   oleh imported case dan transmisi lokal. Terkait penyebaran melalui  transmisi lokal  ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini. (Hana Sutiawati)

Komentar

News Feed