oleh

Bantu Pemerintah Atasi Covid-19, WAG-JIM Salurkan Bantuan ke Jakarta

Jakarta, Berkeadilan.com – Penyebaran Covid-19 saat itu terus meluas. Pasien yang positif terinfeksi Covid-19 terus bertambah, bahkan korban meninggalpun kian banyak.

Kondisi ini membuat seluruh anak bangsa ikut serta dalam memerangi Covid-19, baik dengan sikap mematuhi arahan Pemerintah hingga berbagi rezeki kepada masyarakat miskin yang mendapat imbas atas wabah mematikan ini.

Akademisi yang tergabung dalam WhatsApp Grup Jejaring Indonesia Maju (WAG-JIM), seperti mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Azyumardi Azra, mantan Ketua MPR-RI Marzuki Alie hingga pengusaha Darmono ikut serta membantu Pemerintah mengatasi Covid-19.

“Tidak mungkin penangan Covid-19 akan berhasil tanpa ‘Gotong-Royong’, sebagai esensi Pancasila dan disiplin setiap kita” kata Prof. Dr. Azyumardi Azra lewat pesan tertulisnya, Minggu (5/4).

Sementara itu, mantan Ketua MPR-RI Marzuki Alie mengakui, kehadiran Covid-19 ini berhasil membuat hampir seluruh negara kalang kabut. Guna membantu masyarakat yang terdampak, WAG-JIM berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat miskin di Jakarta.

“Alhamdulillah dalam waktu hanya 5 hari telah terkumpul lebih dari Rp475 juta,” kata inisiator penggalangan dana Marzuki.

Dalam penggalangan dana tersebut juga dibantu oleh pengusaha Indonesia, Darmono. Menurut WAG-JIM, dana tersebut segera akan disumbangkan kepada masyarakat khususnya di DKI Jakarta.

Sumbangan dalam bentuk sembako senilai @ Rp150.000,- kepada masyarakat tidak mampu dan pulsa kepada mahasiswa @ Rp100.000,-. Bantuan ini relatif kecil tetapi melalui cara semacam ini diharapkan inisiatif masyarakat akan terbangun. Mahasiswa yang kurang mampu sangat memerlukan guna mendukung program e-learning akibat kampus diliburkan.

Perlu diketahui bahwa pengumpulan dana bantuan ini pada dasarnya campus-based, bersandar pada figur-figur yang bergerak di pendidikan/perguruan tinggi. Oleh karena itu penyalurannya juga campus-based kepada mahasiswa/i, khususnya mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi yang mengganggu mereka untuk bisa hidup dan kuliah online dengan baik. (ist*)

Komentar

News Feed