oleh

Kapolsek Kembangan Dicopot Usai Resepsi, LKPHI Mendesak Kapolres Jakbar Harus Ditindak Tegas

Berkeadilan.com – Ramainya pemberitaan tentang digelarnya resepsi pernikahan mewah Kapolsek Kembangan Jakarta Barat ditengah pemerintah sedang berusaha mengatasi penyebaran virus corona menyita perhatian publik.

Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalan penanganan Penyebaran Virus corona (Covid-19), yang tidak memperbolehkan untuk mengadakan acara yang sifatnya memobilisasi masa terkesan diacuhkan begitu saja, dan hal tersebut merupakan sebuah pembangkangan terhadapt pemimpin dan Instansi Polri.

Ismail Marasabessy,SH. Selaku Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Pemerhati Hukum Indonesia menegaskan bahwa, Perbuatan Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana ini merupakan pelanggaran keras yang seharusnya segera ditindak tegas oleh Kapolri.

Ismail menjelaskan, Bukan hanya Kapolsek selaku penyelenggara, tetapi sanksi tegas juga harus diberikan kepada Kapolres Jakarta Barat yang ikut hadir dalam acara tersebut.

“Perbuatan Kapolsek dan hadirnya Kapolres Jakarta barat merupakan sebuah pelanggaran keras, dan sudah sepantasnya harus ditindak dengan tegas bukan hanya sanksi kepada Kapolseknya saja namun juga kepada pimpinan yang hadir juga mesti diberikan sanksi karena sudah turut hadir”. Imbuh Marasabessy.

Lanjut Ismail Marasabessy Menurutnya hal ini sudah merupakan pelecehan terhadap Kapolri, maklumat Kapolri tentang peraturan itu dikeluarkan oleh Kapolri pada 19 Maret 2020, dan pelaksanaan acara resepsi pernikahan tersebut pada 21 Maret 2020 lalu. “Maka hal Ini merupakan sebuah bentuk pelecehan yang dilakukan bawahan terhadap pimpinannya,” ujar Ismail Marasabessy

selain itu, mantan Presma Jayabaya itu menegaskan, Kapolri mestinya bukan hanya mencopot akan tetapi seharusnya memberhentikan dua oknum kepolisian tersebut dari Institusi Kepolisian Rebuplik Indonesia.

“Apabila sanksi tegas berupa pemecatan tidak di terapkan, maka hal Ini akan menjadi preseden buruk bagi bangsa Indonesia, terutama Institusi POLRI. Ketika proses acara resepsi tersebut selesai dan tersebar di beberapa media sosial, Saya baca di media-media hanya Kapolsek yang diberikan sanksi, buat saya hal itu tidak adil dan terkesan dibuat-buat. Dalam hal ini saya sangat berharap Kapolri mengedepankan keadilan, yaitu harus memberikan sanksi tegas kepada Kapolsek dan juga kapolres jakarta barat akibat tidak patuh akan Maklumat Kapolri tersebut. (03/04/2020)

Menurut Marasabessy, kalau ini tidak dilakukan sama saja seperti melempar kotoran ke muka nya sendiri. Dimana-mana kegiatan yang melibatkan banyak orang dibubarkan, bahkan pernah ada yg viral seorang anggota Polisi memaki-maki pelaku pelaksanaan resepsi, ini ditonton jutaan orang se Indonesia.

Disisi lain, institusi Polri dan tidak di beriman Sanksi kepada semua Anggota Kepolisian yang hadir terutama kepada Kapolres Jakarta Barat. Tegas Ismail Marasabessy,SH. harapan kami semoga perisitiwa tersebut segera dituntaskan sehingga menjadi jelas dan tidak mencoreng nama baik institusi polri. Penindakkan Kapolsek dan Kapolres secara tegas yang akan membawa efek yang baik ke masyarakat., “Tutupnya”

Komentar

News Feed