oleh

Pemuda Pancasila Kerahkan Kader Tolak Pembahasan Omnibus Law di Tengah Covid-19

-Polhukam-45.262 views

Serang, Berkeadilan.com – Lembaga Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (LBP-PP) Kabupaten Serang mengutuk keras kebijakan DPR RI untuk melanjutkan pembahasan omnibus law di tengah maraknya wabah virus (covid-19) di Indonesia ini.

“Di tengah kegelisahan masyarakat akan dampak pandemi virus covid-19 di negara kita ini DPR RI malah ingin melanjutkan pembahasan omnibuslaw yang seakan-akan mencari kesempatan dalam kesempitan dan musibah yang terjadi,” kata Ketua DPC LBP-PP Kabupaten Serang, Irwan hendriana, Kamis (2/4/2020).

Irwan Hendriana sangat mengutuk keras tindakan semberono yang dilakukan oleh DPR RI ketika mengambil kebijakan untuk meneruskan pembahasan omnibus law di tengah maraknya pandemi covid-19 ini. Bahkan menurutnya, kebijakan DPR tersebut justru menyakiti hati para buruh di seluruh Indonesia.

“Saya secara pribadi mengutuk keras kebijakan serta tindakan DPR kita pada kali ini, yang mana kebijakan untuk terus melanjutkan pembahasan omnibus law ini menyakiti hati para buruh dan pekerja di negara kita ini,” ungkapnya,

Irwan juga berharap agar seluruh elemen buruh dan pekerja di Indonesia khususnya di Kabupaten Serang bersatu untuk menentang kebijakan yang dikeluarkan oleh DPR RI terkait pembahasan omnibus law tersebut.

“Saya berharap agar seluruh elemen buruh dan pekerja bersatu-padu untuk bersama-sama menentang dan mengutuk keras tindakan yang tidak pro terhadap keberlangsungan hidup kaum buruh di negara kita ini,” tegasnya.

Sementara itu, sekretaris jendral DPC LBP-PP Kabupaten Serang, Imron Nawawi menginstruksikan kepada seluruh anggota dan kader Pemuda Pancasila yang tergabung dalam lembaga buruh dan pekerja pemuda pancasila kabupaten serang agar supaya menguatkan barisan untuk melawan kebijakan yang menyakiti hati kaum buruh ini.

“Saya akan segera menginstruksikan kepada seluruh anggota dan kader DPC LBP-PP kabupaten serang agar segera menguatkan barisan dan menolak secara bersama kebijakan dan tindakan yang akan diambil oleh DPR RI untuk melanjutkan pembahasan omnibus law kali ini,” ungkapanya,

Imron juga berharap kepada seluruh kaum buruh dan pekerja dimanapun berada agar supaya bersama-sama menolak tindakan represif anggota dewan yang kebijakan serta tindakannya melukai hati kaum buruh di negara ini.

“Saya berharap kepada seluruh organisasi-organisasi buruh yang berada di Indonesia husunya di kabupaten serang agar supaya menolak secara bersama-sama tindakan represif dari anggota dewan kita kali ini dengan menguatkan barisan untuk melawan kebijakan yang tidak pro terhadap kaum buruh dan masyarakat Indonesia,” tegasnya. [JIWA]

Komentar

News Feed