oleh

Batalkan Tabligh Akbar dan Festival Palang Pintu ke 15, Panitia Ngaku Rugi Ratusan Juta

-Budaya-8.215 views

Berkeadilan.com – Ketua Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) DKI Jakarta, Syarief Hidayatulloh menyampaikan bahwa agenda Tabligh Akbar yang akan menjadi bagian dari Festival Palang Pintu harus dibatalkan.

Hal ini untuk menghormati instruki Gubernur DKI Jakarta yang melarang agenda pengumpulan massa untuk menyikapi wabah Covid-19.

“Agenda termasuk Tabligh Akbar yang rencananya akan diselenggarakan di Festival Palang Pintu Panggung Utama dibatalkan sesuai dengan Intruksi Gubernur dan Walikota Jakarta Selatan,” kata Syarief dalam keterangan persnya, Senin (23/3/2020).

Ia juga menyampaikan bahwa pembatalan agenda itu jug sudah disampaikan kepada para undangan yang notabane adalah para alim ulama dan pimpinan majelis taklim.

“Semua undangan yang telah beredarpun kini panitia sedang memberitahukan kepada Ulama serta Majlis Taklim,” ujarnya.

“Ini semata-mata karena demi kepentingan bersama memutus mata rantai virus corona,” imbuh Syarief.

Sementara untuk kepastian agenda tersebut, Syarief akan menyampaikannya kepada masyarakat di kemudian hari, setelah situasi kembali membaik.

“Panitia akan memberitahukan kembali jika kondisi Jakarta sudah kondusif dan arahan dari Gubernur DKI Jakarta,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Palang Pintu H Mustofa bersama H Ridlwan dan pimpinan event organizing (EO) Borneo Febhy Rian Sayoga juga menyampaikan hal senada.

“Mengikapi covid 19 dan sesuai dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta edaran dari Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, kami panitia dan EO telah menyepakati, bahwa acara untuk 4 sampai 5 April 2020 ditunda sementara sampai waktu yang dapat ditentukan,” kata Febhy.

Ia berjanji panitia akan mengumumkannya kembali terkait penyelenggaraan acara jika Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan DKI bebas wabah Covid-19.

“Kedepanya menunggu keputusan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jika Jakarta sudah kondusif tentunya akan diumumkan kembali oleh pemerintah daerah,” tuturnya.

Kondisi penundaan acara ini diakui Febhy juga merupakan pukulan tersendiri. Betapa tidak, persiapan sudah dilakukan bahkan panitia harus menanggung kerugian sampai ratusan juta rupiah. Namun karena kondisi emergency seperti saat ini, pihaknya pun tak bisa berbuat banyak.

“Walaupun keadaan ini pahit bagi EO dan panitia yang sangat merugi mencapai ratusan juta. Namun kami juga paham akan wabah corona yang semua pihak harus bersatu untuk tidak keluar rumah dan sama-sama membantu Gubernur DKI Jakarta,” terangnya.

Terakhir, Febhy juga berharap agar para pihak yang terlibat dalam kegiatan itu memahami juga kondisi yang ada.

“Terutama bagi tenan agar dapat memahami akan persoalan ini. Karena ini semua kita tidak inginkan,” tutup Febhy.

Perlu diketahui sebelumnya, bahwa Festival Palang Pintu ke 15 akan digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada tanggal 4 sampai 5 April 2020 mendatang. Di dalam acara itu, akan digelar pentas budaya 2020 serta ada Tabligh Akbar.

Komentar

News Feed