oleh

Ada Corona, KSPI Minta Jokowi Periksa Seluruh TKA China

-Nasional-12.561 views

Berkeadilan.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengimbau kepada seluruh buruh dan masyarakat Indonesia agar tidak panik dengan adanya virus corona.

“Kita meminta buruh dan masyarakat Indonesia tetap tenang tidak panik tidak berlebihan apalagi memborong makanan-makanan secara berlebihan,” kata Iqbal di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).

Namun ia pun mendesak kepada Pemerintah Indonesia agar terus memantau persediaan kebutuhan pokok termasuk obat-obatan dan masker agar tetap tersedia di pasaran.

“Kami juga meminta kepada pemerintah melakukan tindakan hukum yang sekeras-kerasnya kepada para penimbun barang-barang baik masker, sembilan bahan pokok ataupun hal-hal lain yang dibutuhkan oleh rakyat atau pabrik-pabrik,” ujarnya.

Ia menyatakan bahwa tidak boleh ada siapapun yang mencoba-coba mengambil keuntungan pribadi di tengah kondisi seperti saat ini.

“Lakukan tindakan tegas, nggak boleh ada orang yang mengambil keuntungan di balik suatu penderitaan rakyat,” tegasnya.

Selain itu, Iqbal juga meminta dengan tegas kepada Presiden Joko Widodo untuk memerintahkan jajarannya agar melakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh kepada para tenaga kerja asing (TKA) khususnya yang berasal dari China.

Hal ini diutarakan untuk memastikan mereka bebas dari virus corona. Apalagi aktivitas mereka juga bersentuhan langsung dengan tenaga kerja Indonesia, jika tidak diantisipasi maka potensi penyebaran virus Covid-19 rentang masif.

Pun demikian, upaya preventif itu tetap dilakukan dengan menjaga kondusifitas nasional.

“Kami meminta kepada pemerintah sekali lagi pada Presiden Joko Widodo memberikan perhatian lebih kepada masyarakat yang paling rentan. Kita minta para TKA itu diperiksa secara berkala tanpa menimbulkan kepanikan dan tekanan,”

“Alasannya sederhana, karena interaksi para TKA itu adalah terhadap ribuan orang, bahkan ada yang dalam satu pabrik bisa mencapai 80 ribu orang,” terang Iqbal.

Terakhir, Presiden FSPMI ini juga meminta agar BPJS Kesehatan juga menerima masyarakat yang menjadi suspect maupun yang positif terjangkit Covid-19.

“Kita juga minta agar BPJS Kesehatan men-cover penderita corona maupun yang kena suspect,” tutupnya.

Komentar

News Feed