oleh

Presiden Jokowi Harap Rakyat Tak Panik Soal Coronavirus

-Kesehatan-8.533 views

Berkeadilan.com – Presiden Joko Widodo mengimbau dan mengharapkan agar masyarakat luas bisa menjaga privasi para korban wabah virus Corona.

Bahkan Presiden juga sudah menyampaikan kepada jajarannya di Kabinet Indonesia Maju agar mengimbau kepada pihak rumah sakit yang tengah memantau dan menangani pasien dengan gejala virus corona (Covid-19) agar privasi para pasien tetap terjaga dengan baik.

“Saya telah memerintahkan menteri untuk mengingatkan agar rumah sakit dan pejabat pemerintah untuk tidak membuka privasi pasien yang dirawat karena virus korona. Hak-hak pribadi mereka harus dijaga,” kata Presiden, Selasa (3/3/2020).

Tidak hanya kepada publik dan pihak rumah sakit, Presiden Jokowi juga meminta agar awak media untuk ikut menjaga privasi para pasien virus Corona, baik itu nama lengkap bahkan alamat rumah mereka.

“Begitu juga media massa, saya minta untuk menghormati privasi mereka,” tutur Presiden.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Republik Indonesia itu juga mengimbau kepada masyarakat luas agar tidak panik terhadap adanya kasus virus Corona di Indonesia. Apalagi sampai melakukan aksi belanja besar-besaran untuk kebutuhan sehari-hari.

“Masyarakat tidak perlu panik sampai memborong kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menjamin bahwa ketersediaan bahan-bahan pokok dan obat tetap tersedia.

“Pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok dan obat-obatan,” imbuhnya.

Terakhir, Presiden Jokowi juga meminta kepada Kapolri untuk menindak tegas siapapun yang mengambil keuntungan pribadi dari isu virus Corona dengan melakukan penimbunan barang untuk dijual dengan harga yang tinggi.

“Saya memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas pihak yang memanfaatkan momentum ini dengan menimbun barang dan menjualnya dengan harga tinggi,” tegas Presiden.

Komentar

News Feed