oleh

Buron, Wakil Bupati Sarmi Papua Ditangkap Kejaksaan Agung

Berkeadilan.com – Program Tangkap Buronan atau Tabur terus digiatkan Kejaksaan Agung RI. Kali ini tim kampanye Yosina Troce Insyaf, terpidana 4 tahun penjara kasus korupsi pembangunan bendungan irigasi di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua tahun 2012.

“Apartemen dan Tempat Tinggal Ditangkap di L’avenue, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa 18 Februari 2020 sekira pukul 01.30 WIB,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI Hari Setiyono.

Yosina adalah wakil bupati Sarmi periode 2017-2022. Pada November 2018 ia menolak dengan dasar perkara korupsi yang membelitnya.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1524K / Pid.Sus / 2018 tanggal 14 November 2018, Yosina menyetujui pengadilan sipil 4 tahun dan denda Rp200 juta subsider 6 tahun kurungan.

Yosina terbukti membuktikan korupsi pembangunan bendungan lokasi SP II 1 di Kabupaten Sarmi Provinsi dengan kerugian negara Rp2,3 miliar.

“Terpidana diambil oleh Tim Tabur yang dipimpin N. Rahmat, Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura dengan dukungan Tim Tabur Kejaksaan Agung RI dan Tim AMC Kejaksaan Agung RI,” terang Hari.

Hari menjelaskan program Tabur merupakan upaya optimalisasi penangkapan buronan kejahatan dalam rangka penuntasan perkara baik tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus.

Ditetapkan target untuk setiap Kejati di seluruh Indonesia minimal satu kegiatan pengamanan terhadap buronan untuk setiap triwulan.

Periode 2018-2019 adalah 371 orang buronan kejahatan yang berhasil diamankan melalui program ini, terdiri dari 207 orang buronan kejahatan di tahun 2018 dan 164 orang buronan kejahatan di tahun 2019.

“Pada tahun 2020 Program Tabur untuk Kejati Papua merupakan yang pertama yang berhasil Program Tabur telah berhasil mencapai lima orang,” demikian kata Hari Setiyono. []

Komentar

News Feed