oleh

IMF : Menata masa depan Desa dengan Kreativitas dan Inovasi Aparatur Desa.

Berkeadilan.com – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Politik Nusantara (HASA POLNUS) Ibrahim Malik Fatsey (IMF), menilai Aparatur Desa perlu pemberdayaan dan pengembangan kreativitas dan inovasi berkelanjutan dan bermutu dalam membangun desa yang dipimpin dalam rangka untuk pembangunan desa mandiri dan maju.

Hal tersebut di sampaikan Fatsey saat menghadiri diskusi publik yang di selenggarakan Aktivis Desa Nusantara yang bertemakan “Membangun Desa Inovasi dari pemimpin yang kreatif dan inovasi” diselenggarakan di bandung, (15/02/2020)

Fatsey menjelaskan, Desa sebagai lumbung utama penyokong ekonomi negara, harus memiliki kemampuan kreativitas dan inovasi yang mumpuni pada setiap aparatur Desa. Pasalnya, Sumber Daya Alam (SDM) yang ada di setiap desa belum disadari dengan maksimal untuk membangun desa yang maju dan berdaya saing sebagaimana visi dan misi yang sejalan dengan undang – undang Desa Nomor 6 Tahun 2014.

“Undang – undang desa tersebut sejalan dengan kesadaran akan potensi kekayaan alam di setiap desa untuk kemandirian desa dan kemajuan desa, nah setiap aparatur desa diharapkan mampu mengembangkan kreativitas dan inovasi serta mandiri tidak melulu mengharpkan bantuan pemerintah pusat. Kita sadari indonesia kaya akan SDM namun disisi lain kita amat minim inovasi dan kemampuan untuk pengelolaan dalam rangka kemandirian ekonomi desa untuk kemajuan desa dan negara” Kata Fatsey

Sebelumnya, Fatsey juga menjelaskan bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan terutama di desa, mengacu pada empat hal yang harus dikuasai oleh kepala desa. Kendati demikian fatsey menyatakan hal tersebut menjadi pesan khusus Presiden Joko Widodo untuk seluruh aparatur desa Se-Indonesia saat menghadiri Training of Trainer (ToT) di Ancol Jakarta antara lain.

1. Kepala Desa harus mampu dan memahami betul profil desanya.

2. Memahami letak geografis dan kondisi geologisnya.

3. Mampu membangun komunikasi antar kepala desa, terutama dengan desa terdekat yang berbatasan lansung dengan desanya.

4. Memiliki kepemahaman yang mumpuni bagaimana menyusun peraturan desa, paham dan mampu mengelola manajemen administrasi dan keuangan desa, serta mampu merancang desa dan mempertanggungjawabkannya.

“Kemampuan desa dalam melaksanakan kewenangannya sejalan dengan kemampuan untuk mempertanggungjawabkan pembiayaan yang bersumber dari APBN, APBD, maupun APB Desa. Kita harapkan para aparatur desa dapat melaksanakan perintah Negara dan undang – undang serta perintah presiden Joko Widodo untuk di laksanakan dalam mewujudkan kemandirian desa dan kemajuan desa”. Tutup Dia

Komentar

News Feed