oleh

IMF Nilai Firli Bahuri Kurang Gerget Pimpin KPK

-Hukum, Nasional-24.274 views

Berkeadilan.com – Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) kian marak terjadi di sebahagian besar lembaga tinggi negara baik pusat hingga pelosok daerah Nusantara.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Politik Nusantara (HASA POLNUS) Ibrahim Malik Fatsey (IMF) menilai pimpinan baru KPK Komjen Pol. Firli Bahuri, kurang gerget pimpin KPK dalam pemberantasan korupsi di indonesia belakangan ini.

Dari periode ke periode pergantian pimpinan KPK hingga hari ini, Korupsi justru makin marak terjadi. Pimpinan KPK Firli Bahuri harusnya bisa belajar dari peristiwa – peristiwa yang lalu dan kemudian tegas, ini kok kelihatan sekali kurang gerget dalam pemberantasan korupsi di indonesia. Kata Fatsey kepada wartawan, Jumat, (7/02/2020)

Hal senada di sampaikan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Robo Mahu, KPK sebagai lembaga negara yang di amanahkan masyarakat untuk memberantaskan korupsi di indonesia, harusnya memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa dan negara, tapi justru sebaliknya KPK di bawah pimpinan Firli Bahuri belakangan kurang tegas dan kelihatan lemah dalam pemberantasan korupsi.

“Pak Firli Bahuri sebagai pimpinan KPK saat ini, harusnya belajar dari sejarah pemimpin – pemimpin KPK sebelumnya untuk mengambil sikap yang bijak dan tegas dan memberi dampak positif bagi masyarakat dan negara dalam pemberantaskan korupsi hari ini. Karena ini menyangkut soal hak masyarakat dan negara yang dicuri oleh mereka koruptor” Terangnya

Lebih jauh Mahu menyatakan, KPK serta Dewan Pengawas KPK perlu pembenahan jauh dalam aspek penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi.

“Bahkan kata dia KPK dengan adanya Dewan Pengawas KPK harusnya membuat terobosan baru untuk pencegahan dan penindakannya dalam pemberantasan korupsi. “KPK bahkan di tambah lagi sistem pengawadan dari Dewan Pengawas KPK tapi kok justru nggak beri dampak yang signifikan terhadap pemberantasan korupasi di indonesia ?” Teturnya

Kendati demikian, pimpinan KPK Firli Bahuri dan Dewan Pengawas di harapkan mampu memberikan prestasi terbaik dan lebih tegas lagi dalam pemberantasan korupsi di indonsia ke depannya.

Komentar

News Feed