oleh

Perusakan Tempat Ibadah di Minahasa Utara, Semua Elemen Damai

-Polhukam-14.469 views

Berkeadilan.com – Polemik tentang perusakan musholla milik umat muslim warga Perumahan Agape Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara pada hari Rabu (29/1) malam yang lalu saat ini sudah kondusif dan bisa diredam.

Upaya kondusifitas ini dilakukan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minut, mulai dari Bupati Vonnie Anneke Panambunan, Ketua DPRD Denny Lolong, Kapolres AKBP Grace Rahakbau SIK, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat. Mereka langsung turun ke lokasi peristiwa saat mendapatkan kabar peristiwa perusakan sarana peribadatan sekaligus Balai Pertemuan Al Hidayah itu.

Selain Forkopimda, hadir pula jajaran darj Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sulut dipimpin oleh Ketua Pdt Lucky Rumopa MTh yang didampingi oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut dan Ketua Budha Sulut.

Ketua FKUB Sulut, Pdt Lucky Rumopa menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dan diadudomba dengan hoaks atau kabar tidak benar yang rentan semakin membuat suasana bersitegang lagi.

“Diharapkan masyarakat jangan terpancing, sebab semua tindakan anarkis itu salah dan Indonesia adalah negara hukum. Jadi biar hukum yang mengatur,” kata Rumopa dalam keterangannya, Kamis (30/1/2020).

Ia pun mengajak semua pihak terkait agar mendinginkan hati dan pikiran untuk membahasnya secara bersama dengan suasana damai dan kekeluargaan.

“Kita lebih baik duduk satu meja dan membahas apa-apa yang menjadi perbedaan dan dicarikan jalan keluar agar semua tetap damai dan hidup rukun,” serunya.

Sementara dalam pertemuan yang digelar oleh Forkopimda dan FKUB tersebut, disepakati ada tiga poin. Antara lain ;

Pertama, balai pertemuan tersebut akan diperbaiki.

Kedua, untuk sementara jamaah beribadah di Mushola Polres Minut sampai dicarikan lokasi baru untuk didirikan rumah ibadah.

Ketiga, izin pendirian Mushola segera dilengkapi, agar FKUB Minut bisa mengeluarkan rekomendasi pendirian rumah ibadah. []

Komentar

News Feed