oleh

Mari Elka Pangestu Dipercaya Pimpin Bank dunia

-Ekonomi-8.957 views

Berkeadilan.com – Salah satu ekonom asal Indonesia, Mari Elka Pangestu dipercaya oleh World Bank untuk mengisi jabatan sebagai Direktur Pelaksana Kebijakan dan Pengembangan Kemitraan.

Kabar ini disampaikan oleh Presiden World Bank, David Malpass. Ia mengatakan melalui Twitter pribadinya, bahwa ia sangat senang menyambut kehadiran Mari Elka.

“Saya senang menyambut @Mari_Pangestu ke @WorldBank Group sebagai Direktur Pelaksana, Kebijakan & Kemitraan Pengembangan,” kata David, Kamis (9/1/2020).

Ia juga mengatakan bahwa keberadaan Mari Elka di jabatan strategis Bank Dunia itu akan memberikan kekuatan tambahan terkait dengan model operasional dan kepemimpinan secara menyeluruh di tubuh perusahaan keuangan kakap itu.

“Penunjukannya akan memperkuat model operasional dan kepemimpinan global kami saat kami terus mencari hasil pembangunan yang baik,” ujarnya.

Diketahui, Mari Elka Pangestu adalah Menteri Perdagangan di Kabinet Indonesia Bersatu periode I era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mari Elka adalah Direktur Bank Dunia asal Indonesia kedua setelah Sri Mulyani Indrawati yang harus melepaskan jabatan strategisnya di World Bank lantaran diminta Presiden Joko Widodo membantunya menjadi Menteri Keuangan.

Setelah menjadi Menteri Perdagangan, Meri Elka Pangestu juga dipercaya juga oleh Presiden SBY di Kabinet Indonesia Bersatu periode II sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Karir Mari Elka bisa dibilang cemerlang. Betapa tidak, ia adalah menteri wanita pertama di Indonesia yang memiliki darah Tionghoa.

Mari Pangestu adalah anak dari ekonom terkenal Indonesia, J. Panglaykim. Ia memperoleh gelar Bachelor dan Master of Economics dari the Australian National University, serta gelar Ph.D. dalam bidang Perdagangan Internasional, Keuangan, dan Ekonomi Moneter dari Universitas California, Davis pada tahun 1986.

Sebelum menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Mari Pangestu telah lama aktif dalam berbagai forum perdagangan seperti PECC dan adalah salah seorang peneliti ekonomi terpandang di Indonesia.

Komentar

News Feed