oleh

Revolusi Industri 4.0 Jadi Tantangan SDM Kedirgantaraan Nasional

-Nasional-13.706 views

Berkeadilan.com – Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi concern yang tak bisa diabaikan, termasuk bagi dunia kedirgantaraan nasional.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Presiden Federasi Pilot Indonesia (FePI), Capt. M Ali Nahdi mengatakan. Ia meyakini bahwa saat ini pemerintah pastinya sudah memiliki program khusus terkait menciptakan SDM-SDM yang unggul tersebut.

Federasi Pilot Indonesia selaku mitra Pemerintah juga mendorong dan mendukung sepenuhnya agar tercipta SDM-SDM yang unggul di Indonesia, khususnya di sektor transportasi udara.

“Kesiapan SDM untuk menjawab tantangan menuju era digitalisasi patut dilakukan. Untuk itu, kemampuan menghasilkan SDM unggul menjadi tugas kita bersama di semua lini,” kata Ali dalam diskusi dan sharing bertema ‘Kesiapan SDM Unggul Menuju Revolusi Industri 4.0 di Sektor Transportasi’ yang digelar di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019).

Dalam diskusi dan sharing yang digelar oleh
FePI dan Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta, Ali menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkontribusi dalam bentuk saran maupun kritik yang bersifat konstruktif.

“Kami berharap kegiatan ini dapat digelar secara periodik dengan melibatkan sejumlah praktisi transportasi, kalangan birokrat, praktisi maupun civitas akademika,” berharapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengapresiasi diskusi dan sharing yang diselenggarakan Federasi Pilot Indonesia dan STTKD Yogyakarta karena telah membuka ruang diskusi secara tersebut.

Syafrin menjelaskan, bahwa dalam menuju revolusi industri 4.0 Indonesia dan khususnya Jakarta harus menyiapkan SDM yang memiliki kompetensi luar biasa. Pemprov DKI Jakarta dalam menyambut industri 4.0 tentu bersiap diri memperkuat SDM nya karena begitu memasuki era digital maka kota akan berkembang dengan prinsip-prinsiap digital pula.

“Tentunya transformasi kota harus digawangi SDM yang unggul. Oleh sebab itu diskusi yang diselenggarakan hari ini sangat bermanfaat bukan saja hanya untuk Provinsi DKI Jakarta semua untuk semua daerah dan yang mengikuti acara diskusi dan sharing ini,” tutur Syafrin.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Heri Sudarmaji menilai, diskusi dan sharing terkait SDM unggul menuju revolusi industri 4.0 merupakan suatu transfer knowledge (pengetahuan) satu sama lain.

“Kita diskusi dan sharing di sini merupakan wujud dari pertukaran informasi, mana yang kira-kira perlu ditindaklanjuti dan tentunya tidak hanya berhenti di sini dan perlu ditingkatkan ke diskusi-diskusi yang bersifat lebih teknis,” ucap Heri.

Masih di tempat yang sama, Ketua PLH STTKD Yogyakarta, Vidyana Mandrawaty mengatakan pihaknya sebagai lembaga pendidikan teknologi kedirgantaraan akan mempersiapkan SDM-SDM yang unggul terutama di sektor transportasi udara.

“Ke depannya kami berharap ada sinergi yang kuat dengan industri sehingga STTKD bisa menghasilkan SDM yang unggul di bidang kedirgantaraan, kita harus tahu dulu apa yang dibutuhkan oleh dunia industri,” ujarnya.

Direktur Pengembangan Sumber Daya PT Biro Klasifikasi Indonesia/BKI (Persero) Saifuddin Wijaya mengungkapkan apa langkah yang telah dilakukan pihaknya dalam mempersiapkan insan BKI menuju era digital dalam 10 tahun terakhir.

“Saat ini aktivitas kami sudah termasuk paperless. Karena semua dikerjakan melalui pemanfaatan teknologi. Kami percaya perusahaan dengan SDM yang mampu adaptif terhadap perubahan, akan mampu untuk bertahan menjawab tantangan revolusi industri 4.0 dan mampu berkembang,” ungkap sosok yang akrab disapa Wiwid itu.

Ia menuturkan perubahan BKI dalam 10 tahun terakhir.

“Awalnya kita memberi awareness kepada karyawan,” ujarnya.

“Saat ini, SDM di perusahaan kami mayoritas adalah usia milenial atau dibawah usia 40 tahun ke bawah,” imbuh Wiwid.

Ia optimis bahwa potensi kalangan milenial ini bisa menjadi kekuatan yang luar biasa.

“Potensi ini menjadi kekuatan kami dalam menjawab tuntutan perubahan. Melalui inovasi yang senantiasa hadir dalam denyut aktivitas bisnis BKI,” pungkasnya.

“Kami optimis dapat menghadapi tantangan era industri 4.0, karena kami mempersiapkan diri untuk mampu beradaptasi dengan perubahan,” tutupnya. [REL]

Komentar

News Feed