oleh

Fahri Hamzah Tegaskan Pancasila Alat Pemersatu Bangsa

-Nasional-11.613 views

Berkeadilan.com – Eks Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyampaikan bahwa Pancasila adalah alat pemersatu bangsa. Bahkan menjadi alasan negara Indonesia tetap ada sampai saat ini.

“Bahwa alat pemersatu bernama Pancasila itu telah menjadi sebab kekuatan bangsa dan kita berdiri tegak dan percaya diri kepada dunia. Gagah,” kata Fahri Hamzah dalam kicauan akun Twitternya, Kamis (12/12/2019).

Statemen ini disampaikan Fahri Hamzah saat dirinya merefleksikan pidato Bung Karno dalam acara Kongres yang digelar di Capitol Hill, Washington, Amerika Serikat pada tahun 1956 lalu.

Dalam pidato di Kongres itu, Presiden Soekarno menyebutkan 5 sila dalam Pancasila. Dan setiap poin sila yang disebutkan langsung mendapatkan tepuk tangan dari peserta Kongres saat itu.

“Sila 1 diterjemahkan oleh beliau dengan ‘believe in god’. Tepuk tangan bergemuruh. Lalu humanism, nationalism, Democracy and social justice. Semua mendapat standing applause. Dunia barat menyambut kehadiran Indonesia sebagai bagian dari kemenangan demokrasi melawan komunisme,” ujar Fahri.

Menurut Fahri, bahwa Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia yang telah membuktikan negara kuat sampai saat ini, kata Fahri, seharusnya bisa dilihat oleh pemerintah agar tidak gentar dengan ideologi-ideologi lain yang saat ini marak bertebaran di jagat internet.

“Tapi mengapa setelah 63 tahun pidato Bung Karno di kongres Amerika itu dan Setelah 74 tahun kita merdeka justru Pancasila dijadikan alasan untuk meragukan kekuatan bangsa kita? Sehingga negara bertindak tidak percaya diri? Dan mencemaskan ancaman ideologi dunia maya?,” tutur Fahri.

Bagi politisi Partai Gelora itu, Pancasila adalah sebuah alasan jika bangsa Indonesia ingin bersatu dalam kekuatan yang sama.

“Kekuatan Pancasila pada waktu itu pada bangsa ini adalah kepercayaan diri para pemimpinnya, bahwa bangsa ini telah menemukan alasannya untuk bersatu. Itu memancar kepada seantero dunia yang mendatangkan optimisme bahwa sebuah bangsa baru yang kuat bersatu telah lahir,” tuturnya. []

Komentar

News Feed