oleh

KORDA BEM Nusantara DKI Jakarta Laksanakan Dialog Nasional

-Megapolitan, Politik-11.923 views

Berkeadilan.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM Nusantara). Telah dua hari melaksanakan Dialog Nasional dan Temu Daerah.

Acara nya tersebut berlangsung pada tanggal 09 s/d 10 Desember 2019. Adapun hadir dalam berbagai kampus se-jabodetabek, sejumlah kampus yang hadir sebanyak 26 kampus.

Dialog Nasional dan Temu Daerah pada hari kedua di hadirkan para alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM NUSANTARA).

Adapun pesan yang disampaikan Dimas Prayoga sebagai Koordinator Daerah DKI Jakarta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM Nusantara) sebagai berikut :

Mahasiswa harus mampu menghadapi tantangan zaman, harus mampu berdaya bersaing serta unggul dan harus menjadi pribadi yang mempunyai skill individu dalam mewujudkan Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045 Dimas.

Selain Dimas, adapun Muhammad Zimah, menyampain sekilas tentang sejarah berdirinya BEMNUS. Berikut penjelasannya : Nama pertama kali Lingkar Mahasiswa Nusantara digagas pada tahun 2005 di UIN Kalinya dan fakum sampai 2007. Pratemu pertama tahun 2010 di kampus Trisakti
aktif sampai hari ini munculnya BEMNUS.

Akibat dari pada hegemoni dari pada kampus besar supaya kampus Swasta punya hak proporsional yang sama terhadap kampus Negeri, semangat dari BEMNUS mampu untuk bagaiman untuk ikut menyetarakan seluruh kampus yang ad diseluruh Indonesia.

Selain Muhammad Zima, hadir juga alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM Nusantara), Denny Firmansyah , (Ia) mengulas tentang Exsistensi Pergerakan BEMNUS.

Denny menyatakan bahwasanya, esensi gerakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM Nusantara) mampu untuk bagaimana menyerap aspirasi atau isu-isu daerah, bukan sebagai motor Politik. BEM Nusantara harus sebagai wadah diskusi, ” teman – teman BEMNUS harus mengembalikan ruh gerakan mahasiswa sebagai ‘Agent Of Change, Director Of Change, Agent Of Social Control and Iron Stock,”.

“Pernyataan ini didasarkan atas pemikiran kaum intelektual yang di rekonsiliasikan pada 24 Oktober hingga 02 November 2012. ”

Hal ini merupkaan rangkaian dari pertemuan sebelumnya yang sudah berjalan sebanyak 5 kali, (Jakarta, Manado, Papua, Palu, Kepri dan Bekasi).

“Keberadaan BEM se-Nusantara juga mendapat dukungan dari Presiden SBY,
Kemenpora dan Direktorat Perguruan Tinggi (DIKTI),

Terakhir dalam kesempatan yang sama adalah Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Jayabaya, Riski Taunany. Risky menyampain bagaimana Arah dan Peran BEMNUS Kedepan.

Berikut kutipan penjelasannya : Bagaimana kawan – kawan BEMNUS bisa mengambil peran untuk menghadapi tantangan power point O dimana persoalan global di masa depan akan mempengaruhi sistem finansial global pada tahun 2045, serta tantangan dari berbagai aspek seperti tantangan ideologi, politik, ekonomi, sosial bahkan pertahanan dan keamanan.

Rizky menekankan, agar generasi penerus bangsa bisa memperkuat pemahaman akan ideologi Pancasila, yang merupakan hasil dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Komentar

News Feed