oleh

Award Asian of the Year 2019 untuk Jokowi Tamparan Bagi Tukang Nyinyir

-Polhukam-14.007 views

Berkeadilan.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan penghargaan “Asian of the Year 2019” dari media Singapura The Straits Times karena berperan sebagai pemersatu di dalam dan kawasan Asia Tenggara.

Menurut Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono, penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan dunia internasional atas kinerja Jokowi. Selain itu, Diaz menilai penghargaan ini sebagai sentilan atau peringatan bagi masyarakat Indonesia yang selama ini sering mengkritik Jokowi.

“Presiden kita dibanggakan di luar negeri, tapi di dalam negeri apa pun yang dilakukan Presiden, masih banyak yang buat gaduh dan selalu saja muncul dari para pengkritik absurd tersebut sentimen negatif. Ini tidak baik,” kata Diaz dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, (7/12/2019).

Menurut dia, The Straits Times melihat Joko Widodo menjadi sosok pemersatu di tengah perbedaan atau dinamika politik yang terjadi. Hal ini dianggap dapat memperkuat posisi Jokowi di kancah global.

“Sudah sepantasnya kita semua bangga untuk penghargaan ini. Yang penting sekarang kita sudah jangan saling menyerang. Silakan memberikan kritikan membangun, Pak Jokowi sosok yang terbuka untuk menerima berbagai masukan dari berbagai elemen, selama masukan itu tujuannya memang untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Joko Widodo dan Diaz Hendropriyono.

Selain Joko Widodo, pemimpin negara lain yang pernah memenangkan penghargaan serupa antara lain Lee Kuan Yew, Perdana Menteri Singapura; Xi Jinping, Presiden Republik Rakyat Tiongkok, dan Narendra Modi, Perdana Menteri India.

Diaz mengatakan, para pemimpin tersebut terpilih karena etos kerja dan sumbangsih nyata untuk negara yang dipimpinnya. Untuk itu, Diaz menyatakan PKPI akan terus berkomitmen membantu dan mengawal Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin. Serta, menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

“Sudahlah jangan lagi ada kritikan nyinyir. Lebih baik sesama anak bangsa bergotong-royong membangun Indonesia untuk menjadi negara yang besar lagi,” pungkasnya. []

Komentar

News Feed