oleh

Cegah Faham Radikalisme, TB Hasanuddin Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Dejabar.id, Sumedang – Upaya menangkal faham radikalisme, Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr H Hasanuddin SE MM menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan, di Hotel Handayani Sumedang, Jumat (6/12).

Acara yang berlangsung sekitar dua jam itu, dihadiri ratusan pemuda serta kader PDI Perjuangan.

“Empat pilar kebangsaan itu yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, wajib diketahui semua rakyat Indonesia, khususnya generasi muda sebagai generasi penerus bangsa,” katanya saat ditemui Sumeks usai acara.

“Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang – Undang Dasar NKRI tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan  Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara,” katanya.

Dikatakan, sosialisasi empat pilar dinilai sangat penting dilakukan, karena merupakan induk dalam suasana toleransi.  “Fluralisme kita hormati karena bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari – hari,” ujarnya.

Diakuinya, banyak pihak yang ingin memecah belah kesatuan NKRI. “Mereka berupaya membentrokan antara umat beragama. Bahkan dalam satu agama pun mereka mencari celah, dengan memanfaatkan perbedaan madzhab,” terangnya.

Agar tidak terjebak ke dalam siasat itu,  satu -satunya jalan, dengan kembali ke Pancasila sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa.   “Karena dengan sila pertama itu, semua warga negara dijamin untuk memeluk agama sesuai dengan keyakinan masing – masing,” tuturnya.

Agar nilai – nilai yang terkandung di dalam empat pilar itu melekat, maka harus diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari – hari.   “Misalnya dalam menghadapi acara natalan, biarkanlah umat yang merayaknnya, melaksanakan natalan dengan baik,” ujarnya.

Begitu juga dengan umat Islam, Hindu dan Budha saat merayakan hari raya nya, biarkan merayaaknnya dengan baik pula.  “Tidak perlu yang berbeda itu dipertentangkan,” katanya. (nur)

Komentar

News Feed