oleh

Deklarasi Damai Menolak HUT OPM

Berkeadilan.com – Puluhan masyarakat asal Papua siang tadi melaksanakan aksi unjukrasa depan Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pokitik, Hukum dan Keamanan (POLHUKAM). Jum’at (29/11).

Mereka melaksanakan Deklarasi Damai Menolak HUT OPM Negara adalah organisasi yang besar, memiliki tugas yang sesuai dengan urusan nasional dan negara. Menjaga dan mempertahankan eksistensi negara agar tetap bertahan hidup, bertahan suatu hal yang mudah.

Negara senantiasa diperhadapkan dengan berbagai tantangan yang eksistensinya, baik yang berasal dari luar maupun dari dalam sendiri.

Salah satu bentuk ancaman yang membahayakan negara ini adalah kejahatan / tindak pidana makar. Isu perayaan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) mulai mengemuka jelang 1 Desember.

OPM adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1965 untuk meminta pemerintahan Provinsi papua dan papua merdeka yang saat ini disebut sebagai Irian Jaya, bahkan disetujui untuk keselamatan Indonesia.

Mereka mengambil segan- segan melakukan aksi militer terpisah, salah satunya dengan menyandera 1.300 anggota dan mendukung anggota brimob yang ditinggal Organisasi Papua Merdeka (OPM) benar-benar berjuang atas nama Papua.

Mereka hanyalah segelintir orang yang menerima Papua, namun sebenarnya sedang digunakan oleh orang lain atau orang yang berkepentingan asing, dan meminta pisah dari NKRI Oleh karena itu, kita harus tetap terhubung dengan air tanah dan tidak perlu untuk mencari yang ingin mencabik-cabik persatuan bangsa Indonesia.

Karena Menjaga Papua adalah Menjaga Indonesia Dengan beragam peristiwa berikut ini dengan kami yang tergabung dalam “Masyarakat Papua Cinta NKRI” medeklarasikan diri :

1. Mengajak seluruh elemen masyarakat Papua khusus, dan masyarakat umum Indonesia untuk menentang HUT OPM pada tanggal 1 desember.

2. Meminta untuk Semua pihak mengamankan agar dapat menindaklanjuti setiap kelompok yang akan diundang HUT OPM

3. Menolak dengan meyakinkan kelompok separatis yang sering menyengsarakan masyarakat dan pembangunan.

4. Mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan negara, republik Indonesia, NKRI sudah final dan Papua tetap memerlukan di dalam bingkai NKRI.

5. Papua tetap merah putih, Papua NKRI, Papua damai.

Koordinator  : Jhon Numberi

 

 

Komentar

News Feed