oleh

Berperan di Bidang Kemanusiaan dan Lingkungan, Megawati Dapat Penghormatan dari BMKG

Berkeadilan.com, Jakarta – Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menerima anugerah kehormatan sebagai Tokoh Pelopor Penguatan dan Modernisasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika untuk Lingkungan dan Kemnusiaan dari BMKG di Ruang Auditorium BMKG, Jakarta Pusat, Senin, (25/11/2019).

Anugerah kehormatan diserahkan langsung oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati kepada Megawati yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan.

Penghargaan tersebut diberikan karena Megawati disebut memiliki peran penting dalam pembentukan BMKG saat Ketua Umum PDI Perjuangan ini menjabat Presiden Republik Indonesia.

“Ibu Megawati Soekarnoputri mampu melihat jauh ke depan dengan mengamati fenomena perubahan iklim global akibat makin masifnya kerusakan lingkungan, dan peningkatan aktivitas kegempaan yang dapat memicu tsunami, sehingga dapat mengancam keselamatan publik dan keberlanjutan pembangunan,” ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat memberikan penghargaan secara langsung kepada Megawati.

Selain itu, Megawati juga mengucapkan terima kasih dan tak lupa dirinya mengingatkan bahwa pembentukan BMKG itu juga merupakan peran aktif Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang saat itu menjadi Presiden sebelum Megawati.

“Saya juga tidak menyangka akan mendapatkan penghormatan ini. Saya sendiri sebetulnya berpikir pada waktu itu sedikit bernostalgia apa yang tadi dikatakan oleh Ibu Dwi (Kepala BMKG Dwikorita) memang keputusannya dibuat ketika saya sudah presiden, tetapi sebenarnya penugasannya itu ketika saya sebagai Wapres. Jadi ketika pemerintahannya Presiden Gus Dur (Abdurrahman Wahid),” tutur Megawati.

Pada acara tersebut Megawati Soekarnoputri, Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsdya TNI Bagus Puruhito, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menandatangani nota kesepahaman kerjasama antara PDI Perjuangan, BMKG, Basarnas, dan BNPB untuk mengatasi pencemaran lingkungan akibat industri maupun limbah tambang mercury yang mengakibatkan anak lahir cacat dan kematian dini dalam kandungan. (Red)

Komentar

News Feed