oleh

Senior Golkar Ini Harap Kaderisasi dan Manajemen Golkar Diperbaiki

-Politik-7.144 views

Berkeadilan.com – Politisi senior Golkar, Iskandar Mandji menegaskan bahwa sekalipun sudah diungkapkan bahwa Golkar relatif bebas dari oligarki, kaderisasi menjadi polemik tersendiri di dalam internal partai berlambang pohon beringin itu.

“Kaderisasi persis berakhir setelah Jusuf Kalla turun dari kursi ketua umum. Dulu kader Golkar ada sampai level mahasiswa. Saat ini, parpol secara umum perlu memperhatikan kaderisasi ini,” kata Iskandar dalam sebuah dialog di kantor Jenggela Center, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Jika tidak, Iskandar mengkhawatirkan perjuangan partai politik untuk mengawal jalannya demokrasi di Republik Indonesia akan luntur.

“Sebab jika tidak, peran parpol sebagai pengawal demokrasi akan memudar,” imbuhnya.

Iskandar menambahkan bahwa tantangan lainnya bagi Golkar adalah terlalu banyak faksi dalam Golkar dan kurangnya sosok pemimpin tegas di dalam partai. Maka dari itu, pengaturan dan manajerial di dalam tubuh partai tersebut harus menjadi perhatian khusus.

“Manajemen partai di Indonesia perlu menjadi perhatian publik, tidak terkecuali partai Golkar,” ujarnya.

“Manajemen partai yang baik akan menciptakan sistem kaderisasi yang demokratis, tidak elitis, dan mampu menghadirkan karakter partai yang jelas,”

Terkait suksesi Golkar yang akan datang, Mantan Wasekjen Golkar mengharapkan agar partai ini dapat menjaring calon pemimpin yang kuat, muda dan memiliki profesionalisme.

Selain itu, karakter Golkar adalah berkarya dan mendukung kebijakan pemerintah. Baginya saat ini hal itu belum muncul dengan kuat.

“Jangan sampai Ketua Golkar hanya orang yang tahu politik saja. Harus tokoh yang punya profesionalisme dan bisa bekerja sama dengan pemerintah,” tegasnya. []

Komentar

News Feed