oleh

PPJNA 98 Ajak Jokowi-Maruf Refleksikan Hari Pahlawan

Berkeadilan.com – Kemerdekaan yang diraih oleh rakyat Indonesia pada 17 Agustus 1945 adalah berkat perjuangan pengorbanan para pahlawan serta rahmat Allah SWT yang telah menganugerahkan kemerdekaan untuk Negeri Indonesia.

Untuk itu, di dalam peringatan Hari Pahlawan kali ini, Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 (PPJNA 98) Anto Kusumayuda mengajak kepada Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin untuk merefleksikan perjuangan para pahlawan dalam memimpin Indonesia.

“Perjuangan para pahlawan, para aulia, para ulama, para pemuda santri dan para pendiri bangsa dengan kepemimpinan Soekarno Hatta dalam sebuah perjuangan totalitas, untuk meraih kemerdekaan seluruh rakyat Indonesia, mewujudkan kemerdekaan Indonesia dengan sebuah cita-cita luhur mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur,” kata Anto dalam siaran persnya, Minggu (10/11/2019).

Menciptakan masyarakat Indonesia agar hidup dengan adil dan makmur menurut Anto adalah amanat para pejuang kemerdekaan yang harus dilanjutkan oleh para generasi bangsa Indonesia selanjutnya.

“Cita-cita amanah perjuangan para pahlawan tersebut menjadi PR bagi kita sebagai generasi kekinian untuk melaksanakannya,” ujar Anto.

“Dalam hal ini, amanah para pahlawan tersebut harus dilaksanakan dan diwujudkan oleh pemimpin negeri Jokowi – Maruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI,” imbuhnya.

Selain itu, Anto juga menyampaikan bahwa pemerintahan Jokowi – Maruf tidak hanya menjalankan perjuangan para pahlawan kemerdekaan saja, tapi juga terus menjaga dan mengawal hasil perjuangan era 1998, yakni reformasi.

“Hari Pahlawan harus memperkuat tekad perjuangan dari pemimpin negeri ini Jokowi – Maruf untuk tetap komit, menjaga, mengawal dan melaksanakan agenda perjuangan reformasi,” pungkasnya.

Bagi Anto, reformasi terlahir setelah ditumbangkannya rezim orde baru yakni diturunkannya diktator pemerintahan Presinden Soeharto dari hasil perjuangan berdarah-darah dari pemuda, mahasiswa Indonesia era tahun 1998. Dan baginya pula, Presiden setelah era reformasi termasuk Presiden Jokowi adalah buah karya hasil reformasi.

“Termasuk Bapak Jokowi dilahirkan oleh reformasi sampai dengan mencapai puncak kariernya menjadi Presiden RI,” ujarnya.

Untuk itu, ia harap agar amanat perjuangan para pahlawan kemerdekaan bisa dilanjutkan dengan baik oleh para generasi selanjutnya, salah satunya adalah dengan mengenang dan merefleksikan perjuangan mereka.

“Sebagai bentuk komitmen dan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia yang bisa dinikmati hari ini, juga sebagai bentuk penghormatan penghargaan atas jasa perjuangan para pahlawan,” kata Anto.

Lebih lanjut, Anto juga menyampaikan bahwa, apabila cita-cita para pahlawan dan perjuangan reformasi tidak dilaksanakan atau malah dihianati oleh siapapun, maka kerusakan akan segera datang.

“Alam Indonesia akan melakukan langkah dan tindakan memberikan peringatan atau teguran bagi kita sebagai warga bangsa serta akan memberikan peringatan pada Jokowi Maruf sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan,” tambahnya.

Terakhir, Anto bergarap agar di momentum peringatan hari Pahlawan 10 November dapat memberikan dampak lebih baik ke depannya bagi bangsa dan negara.

“Semoga dengan spirit hari pahlawan 10 November 2019, Bapak Jokowi dan Bapak KH Maruf Amin tetap komit melaksanakan semua amanah perjuangan pahlawan dan amanah perjuangan reformasi untuk mewujudkan Indonesia yang barokah, subur makmur, aman damai. Aamiin,” tutupnya. []

Komentar

News Feed