oleh

Geruduk Kantor PT. BPN, Ini Tuntutan Aktivis

Berkeadilan.com – Puluhan aktivis Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung dalam Gerakan Aspirasi Waleh Trans (GAWAT) geruduk Kantor Pusat PT.Bakti Pertiwi Nusantara, Kota Jakarta Selatan. Selasa, (27/08/19).

Berikut tuntutan aksi sebagaimana tercantum dalam release aksi sebagai berikut :

PT.Bakti Pertiwi Nusantara yang beroperasi di Weda Utara, antara Desa Waleh, Trans Waleh SP 1, Sarono dan Fritu, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Disinyalir tidak menepati janjinya dengan Masyarakat lingkar tambang. Pasalnya Pembayaran Lahan, Pencemaran Lingkungan, Perekrutan Karyawan, BBM dan Transparansi Anggaran Corporate Sosial Responsibility (CSR), yang di janjikan PT. BPN (Bakti Pertiwi Nusantara) sebagai tanggung jawab Perusahaan untuk Masyarakat lingkar tambang hanya isapan jempol belaka.

Perusahaan yang meninggalkan jejak kerusakan di desa-desa Lingkaran tambang tersebut memberikan dampak yang sangat signifikan bagi sendi – sendi kehidupan dan sayangnya ketidakpastian Perusahaan untuk menganti rugi lahan masyarakat, Serta janji perusahaan untuk perekrutan Karyawan perusahan yang prioritaskan untuk warga setempat dan juga transparansi dana CSR tidak mendapatkan perhatian sama sekali oleh PT.BPN.

Masa aksi yang menunggangi Mobil Sound dan perangkat aksi lainnya terorganisir di dalam GERAKAN ASPIRASI WALEH TRANS (GAWAT) adapun tuntutan sebagai berikut :

1. Mendesak kepada PT.BPN, agar secepatnya membayar lahan Masyarakat Desa Waleh, Sarono dan Fritu.

2. Meminta Dirut PT.BPN, agar bertanggungjawab terjadinya Pencemaran lingkungan di Sungai Trans Waleh sekaligus Turun ke lapangan menemui Masyarakat Lingkar Tambang.

3. Meminta PT.BPN agar sosialisasikan Anggaran Coorporate Sosial Responsibility (CSR) Kepada Masyarakat Lingkar Tambang.

4. Apabila PT.BPN tidak memberikan Solusi, Maka Masyarakat akan Boikot Aktivitas Perusahan.

Koordinator Lapangan : Rifki Alaudin

Komentar

News Feed