oleh

Kawal Bawaslu, FUIB Tolak People Power

-Pemilu-38 views

JAKARTA, berkeadilan.com – Ratusan umat Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) berunjuk rasa di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum  (Bawaslu).

Dalam aksinya mereka menolak people power, dan mengawal KPU RI dan Bawaslu RI dari berbagai bentuk Intervensi serta Intimidasi

“People power yang dihembuskan oleh sekelompok yang mengintimidasi Penyelengara Pemilu KPU dan Bawaslu memberikan sebuah propaganda sesat dalam berdemokrasi, 17 April 2019 adalah people power sesunguhnya yang melahirkan Konstitusi menentukan arah bangsa Indonesia,” kata Ketua Umum Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Rahmat Himran, saat aksi di kantor Bawaslu Jakarta, Selasa (14/19)

Rahmat menjelaskan, sebagai anak Bangsa yang merasa terpangil dengan Situasi dan kondisi Provokasi Propaganda yang di sampaikan oleh oknum-okn Politik menggambarkan situasi yang tidak sebenarnya yaitu menyerukan people Power Rakyat dalam Melawan Pemerintah merupakan tindakan makar terhadap Negara.

Rahmat menuturkan, situasi menjelang 22 Mei 2019 Penetapan Hasil Pemilu hal yang di tunggu-tunggu sebagai dasar pijakan Demokrasi Indonesia, ini merupakan hal yang biasa setiap 5 tahun sekali. Proses Demokrasi yang dilalui oleh seluruh elemen Negara baik di tingkat Elit Politik sampai di arus bawah rakyat dengan penuh kesadaran bahwa Hasil Proses 17 April 2019 merupakan Pilihan Rakyat yang harus di Hormati

“People Power = Makar Terhadap Negara. Tolak People Power. People Power Inkontitusional Makar Terhadap Negara. Stop intervensi terhadap KPU dan Bawaslu,” ini spaduk yang mereka gelar.

“People power rakyat dalam melawan pemerintah merupakan tindakan makar terhadap negara,” teriak seorang orator.

(rusdi)

Komentar

News Feed