oleh

Tangkap Penjual Benih Jagung Bersubsidi, DPRD Jatim Apresiasi Kinerja Satgas Pangan Jatim

Surabaya, berkeadilan.com: Komisi B DPRD Jatim mendukung hasil ungkap kasus yang dilakukan oleh Polda Jatim dalam penindakan penjualan benih jagung bersubsidi. Mennurut anggota Komisi B DPRD Jatim Noer Soetjipto, pihaknya memberikan apresiasi tersebut mengingat kebutuhan jagung sangat vital bagi perekonomian Jatim.

“Kalau sampai jagung langka yang digunakan untuk bahan pakan ternak, tentunya akan berdampak kenaikan harga ayam di pasaran. Jelas ini akan mengganggu roda perekonomian di Jatim terlebih mendekati ramadhan yang kurang beberapa hari,”jelasnya di Surabaya, Jumat (3/5/2019).

Dikatakan oleh pria asal Trenggalek ini tim satgas harus turun secara maksimal agar ketersediaan barang bahan pokok tetap terjaga.”Tentunya jika satgas pangan aktif turun ke lapangan, maka para tengkulak atau siapa saja tak berani untuk memainkan harga-harga. Kondisi bahan pokok tetap stabil,”jelasnya.

Sekedar diketahui, Tiga pelaku perdagangan benih jagung subsidi illegal diamankan tim gabungan Polda Jatim dan satgas pangan. Tiga pelaku yang diamankan berinisial CB,AF dan AS yang kesemuanya adalah warga Jember.

“ Kami ungkap pada bulan April lalu dan kami amankan tiga tersangka. Satu orang masih dalam pengejaran,”jelas Dirkrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan di Mapolda Jatim, Kamis (2/5/2019).

Yusep mengatakan modus pelaku dalam menjalankan aksinya yaitu  menjual benih jagung yang seharusnya dibagi gratis ke petani dengan harga Rp 40 ribu per Kg.” Mereka juga memberi label mengemas benih jagung varietas 228 dengan kemasan benih jagung varietas 18, yang dikenal lebih bagus. Tujuannya, agar pelaku mendapatkan keuntungan besar”lanjutnya.

Dari pengungkapan tersebut, kata Yusep, diamankan barang bukti 1.060 Kg benih jagung bersubsidi, benih jagung tanpa label dan uang tunai Rp 700 ribu.” Mereka beroperasi sudah empat bulan dengan daerah operasi di wilayah Kediri dan Jember,”tutupnya.(Yudhie)

 

Komentar

News Feed