oleh

Suara TB. Hasanuddin Tertinggi di Majalengka

Berkeadilan.com, Majalengka – Salah satu politisi putra daerah Kabupaten Majalengka, yang juga Ketua DPD PDIP Jawa Barat, TB Hasanuddin, dipastikan melaju ke Senayan.

Politisi mantan perwira tinggi TNI-AD ini meraih perolehan suara sebanyak 42.941 suara pada pemilihan Legislatif 2019 di daerah pemilhan Kabupaten Majalengka.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, PDIP di Jawa Barat mengklaim bisa meraih dua kursi DPR RI dalam Pemilu 2019.

Menurut Karna Sobahi, dua kursi tersebut diperoleh dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumedang, Majalengka dan Subang (SMS) atau Jabar IX.

“Kami perkirakan untuk suara PDIP dari Dapil SMS akan mendapatkan dua kursi di DPR RI. Yaitu, Pak TB Hasanuddin dan Pak Sutrisno. Keduanya merupakan asli putra Majalengka,” ungkapnya, Kamis (2/5/2019).

Terpisah, Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) Majalengka, Enco Warsa Miharta menambahkan, bahwa berdasarkan hasil pleno KPU Kabupaten Majalengka, TB Hasanuddin meraih suara terbayak mencapai 42.941 suara.

Sedangkan untuk suara partai PDIP mencapai 56.278 suara. Sehingga jumlah total keseluruhan suara partai dan semua caleg DPR-RI di Kabupaten Majalengka sebanyak 179.626 suara.

“Artinya, untuk suara Caleg DPR RI, dari PDIP di wilayah Majalengka, Pak TB Hasanuddin meraih suara tertinggi dibandingkan Caleg lainnya,” ujar Enco, yang juga merupakan Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, DPC PDIP Majalengka ini.

Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Kabupaten Majalengka, sehingga TB Hasanuddin berhasil meraih suara terbanyak pada Pileg DPR RI.

Atas hal tersebut, lanjut Enco, pihaknya pun mengusung semangat “Mengawal Putra Daerah ke Senayan”. Hal itu dianggap perlu dilakukan untuk menggelorakan semangat masyarakat di Dapil Jabar IX ini, mengawal putra daerahnya yang menjadi perwakilan di DPR RI.

“Harapan kami jika ada putra daerah yang duduk di DPR RI ini mampu meningkatkan taraf kesejahteraan daerahnya. Putra daerah tidak akan melupakan daerahnya sendiri,” pungkasnya. (Red)

Komentar

News Feed