oleh

Aksi di Depan KPU, Mahasiswa Serukan 01 dan 02 Kompak Tunggu Hasil Real Count

Berkeadilan.com – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda-Pemudi Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dalam aksinya, mereka menyatakan bahwa sudah saatnya rakyat Indonesia menjahit kembali persatuan dan kesatuan, tidak ada lagi perpecahan antar blok politik yakni 01 dan 02. Saat ini kata mereka yang ada hanya 03 yang dimaknai sebagai persatuan dan kesatuan.

“Banyak sekali isu-isu yang menyerang KPU tidak independen yang berada di 01 dan 02. Kita sepakat bahwa kita mendukung 03 yaitu persatuan dan kesatuan Indonesia,” kata koordinator aksi, Ridho Octami dalam orasinya, Kamis (25/4/2019).

Kemudian masih dalam orasi di depan KPU, salah satu mahasiswa dari Universitas Pamulang (Unpam), Ghandi menyampaikan bahwa seharusnya tidak perlu ada saling gontok-gontokan siapa yang menang dalam Pilpres kali ini, lantaran saat ini KPU masih melakukan rekapitulasi suara.

Ghandi mengingatkan kepada kubu 01 maupun 02 sebagai peserta pemilu harus lebih arif dalam bersikap yakni menunggu hasil rekapitulasi resmi dari KPU untuk menentukan siapa yang benar-benar mendapatkan amanat dari rakyat untuk memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.

“Kami yakin KPU adalah independen dan tidak berpihak pada masing-masing pasangan calon. Jadi kami meminta kepada paslon 01 dan 02 untuk menunggu dengann bijak hasil KPU nanti dan untuk siap secara dewasa menerima keputusan KPU,” tegasnya.

Lebih lanjut, mereka menyatakan siap bersama dengan TNI dan Polri untuk menjaga agar situasi nasional dapat terjaga secara kondusif.

“Kami siap bersama Polri dan TNI mengawal keberhasilan berjalannya demokrasi ini,” ujarnya.

Terakhir, Ghandi juga meminta agar baik 01 maupun 02 termasuk terhadap para pendukung dan relawan untuk sama-sama bisa dewasa menerima kekalahan maupun kemenangan dalam kontestasi Pilpres 2019.

“Demokrasi harus dijalankan secara dewasa siapapun yang menjadi pemenang dan jadi presiden kita akan tetap bersatu,” tutupnya.

Komentar

News Feed