oleh

Direktur Eksekutif Indonesian Circle ; Pasca Pilpres Rakyat Wajib Jaga Kedamaian

-Nasional, Pemilu-25.600 views

Nemukabar.id – Pasca pemilihan umum 17 April 2019 berakhir, rakyat indonesia wajib menjaga kondusifitas dan kedamaian bangsa dan negara dalam rangka mengkawal suksesnya hasil rekapitulasi suara diumumkan oleh KPU, baik pendukung 01 dan 02.

Sayangnya hal itu tidak demikian, karena pendukung 02 terlihat cenderung memprovokasi publik dengan info-info dan justifikasi yang tak berdasar dan cenderung menyerang KPU dan Bawaslu, tindakan tersebut sama saja mendelegitimasi kinerja kedua lembaga kepemiluan ini dalam menjalankan proses rekaptulasi suara. Ujar Achmad Fanani Rosyidi, Direktur Eksekutif Indonesian Circle , Minggu (21/04).

Begitu juga mosi tidak percaya pendukung 02 dengan hasil Quick Count (QC) lembaga-lembaga survey harusnya di ekspresikan secara wajar dan objektif. Karena keberadaan QC sejatinya hanya sebagai instrumen dari publik terhadap pengawasan kinerja KPU agar bekerja dengan jujur dan adil.

“Anda ingat Pemilu 1999, waktu itu QC belum ada dan KPU belum mampu memutuskan hasil Pemilu, untung saja Presiden BJ Habibie waktu itu mengambil alih kekuasaan.”

Achmad pun mengingatkan bahwa pemilu berikutnya QC diperkenalkan dan kasus tahun 1999 tidak terulang lagi.

Untuk itu publik diharapkan tenang dan tidak melakukan hal-hal yang dapat menganggu stabilitas dan keamanan negara.

Komentar

News Feed